Libur Panjang, Pertunjukkan Patung si Gale-Gale di Tomok Kab.Samosir Ramai di Kunjungi Wisatawan

Libur Panjang, Pertunjukkan Patung si Gale-Gale di Tomok Kab.Samosir Ramai di Kunjungi Wisatawan
Bagikan

METRORAKYAT.COM | SAMOSIR —  Objek Wisata Tomok yang berada di Pulau Samosir, Kabupaten Samosir sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun dari luar daerah. Liburan sekolah yang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1438 H, dimanfaakan oleh setiap orang untuk berkunjung dan bersilahturahmi ketempat sanak family sekaligus berwisata bersama keluarga.

Danau Toba yang sudah sangat terkenal diseluruh dunia menjadi lirikan para wisatawan domestik dan internasional, khususnya wisatawan yang berasal dari Sumatera Utara, dengan panorama pemandangan alam yang sangat mempesona, Danau Toba dan Pulau Samosir menjadi salah satu destinasi pertama sebagai tempat rekreasi wisata bersama keluarga selama musim liburan sekolah dan Idul Fitri.  Amatan wartawan metrorakyat.com di  Danau Toba dan Pulau Samosir, Rabu,(28/7/17) para wisatawan yang dominan berasal dari pulau Sumatera Utara memadati terminal penyeberangan Kapal Ferri yang berada di desa Ajibata. Antrian mobil dan bus pariwisata terlihat berjejer disepanjang lokasi terminal penyeberangan Kapal Feri. Sementara pengusaha penyeberagan Kapal Feri telah menyiapkan dua kapal Feri untuk melayani penyeberangan kenderaan para wisatawan dengan jurusan tomok dan ajibata (PP).

Di Tomok yang terletak di Pulau Samosir, para wisatawan lokal dan luar daerah terlihat memadati setiap lokasi wisata yang terdapat di sepanjang jalan Simanindo tersebut. Padatnya para pengujung wisatawan yang berliburan ke Tomok Pulau Samosir tersebut menyebabkan, terbatasnya lokasi parkir bagi kenderaan roda empat dan roda dua karena sudah penuh.

Objek Wisata Patung Sigale-gale dan Makam Raja Sidabutar menjadi salah satu rute pertama yang dikunjungi oleh para wisatawan. Menariknya, setiap wisatawan yang datang melihat patung sigale-gale akan dituntun oleh pelaku wisata setempat yang menerangkan sejarah si Gale-Gale,sampai ke sejarah kepemimpinan masa Raja Sidabutar di pulau Samosir. Wisatawan juga mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengan warga setempat dan pengetahuan tentang budaya adat Batak.

Selesai mengunjungi lokasi wisata yang bersejarah tersebut, para wisatawan  berkesempatan juga untuk membeli oleh-oleh sebagai cenderamata buat dibawa ketempat daerah asal mereka masing-masing. Oleh-oleh yang dimaksud berupa hasil karya tangan para pengerajin lokal seperti Ulos, Patung, alat musik khas Batak, pakaian khas Batak, dan lain sebagainya.

Dessy (25) warga Medan yang berkunjung ke Tomok Pulau Samosir bersama keluarganya kepada Metrorakyat.com mengatakan, untuk kedua kalinya liburan ke pulau Samosir dengan keluarga besarnya. “ Sangat takjub dengan keindahan alam dan objek wisata yang ada di Pulau Samosir termasuk di Tomok. Saya baru dua(2)kali liburan kesini. Danau Toba sudah menjadi lirikan wisata di seluruh dunia, rugilah kalau kita tidak ke sini( Pulau Samosir-red). Dari luar negeri aja banyak saya lihat datang liburan dan mereka semua terkagum-kagum dengan panorama keindahan Danau Toba yang diberikan Tuhan untuk Indonesia khususnya pulau Sumatera Utara,” ucapnya.

Dessy berharap pelaku wisata dan masyarakat setempat termasuk Pemerintah Kabupaten Samosir terus memiliki inovasi yang semakin baik alam meningkatkan pengelolaan dan mutu pariwisata di Pulau Samosir. “ Sebagai masukan, pelaku wisata di daerah Pulau Samosir perlu berinovasi dengan menyuguhkan berbagai kegiatan wisata yang membuat pengunjung selalu menanti. Kebersihan lingkungan sekitar Danau Toba, keamanan dan keramahan  kepada para pengunjung menjadi hal yang utama sehingga peningkatan objek wisata didaerah tersebut dapat sesuai harapan kita semua,” pungkasnya.(MR/red)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.