SPPG Pematang Cermai Tanjung Beringin Layani 2.174 Anak Sekolah dan 622 3B Penerima Manfaat MBG

SPPG Pematang Cermai Tanjung Beringin Layani 2.174 Anak Sekolah dan 622 3B Penerima Manfaat MBG
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara tetap siap melayani para penerima manfaat.

Dapur SPPG yang baru dua bulan beroperasi ini sebelumnya melayani sebanyak 2.682 penerima manfaat, dan sekarang sudah melayani 2.796 penerima manfaat termasuk kelompok 3B non Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Kepala SPPG Pematang Cermai Kecamatan Tanjung Beringin, Muhammad Zulpan Mahardi, S.M mengatakan bahwa dapur MBG yang dipimpinnya sudah melayani 2.174 anak sekolah, dan untuk program gizi 3B melayani sebanyak 622 penerima manfaat.

“Sekarang dapur SPPG Pematang Cermai sudah melayani 2.174 anak sekolah dan 622 kelompok 3B, jadi total seluruhnya 2.796 penerima manfaat MBG,” terangnya kepada awak media lewat pesan WhatsApp, Senin (20/4/2026).

Lanjut Zulpan, memang sebelumnya untuk kelompok 3B masih melayani 508 penerima manfaat, tetapi sekarang sudah bertambah menjadi 622 penerima manfaat non PAUD.

Ia menyebutkan untuk menu anak sekolah hari ini adalah nasi putih, ayam semur, kacang, tumis kacang pancang dan wortel, serta buah semangka.

Sedangkan menu untuk program 3B yaitu buah apel, telur dan susu kemasan 3 buah. Paket MBG kering kelompok 3B ini dirapel sampai tanggal 21 dan 22 April 2026.

“Alhamdulillah sekarang untuk program 3B sudah bertambah menjadi 622 penerima manfaat. Kami tetap komitmen memberikan pelayanan terbaik demi kebutuhan gizi seimbang sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN),” ungkap Zulpan.

Sebelumnya dalam kunjungan perwakilan BKKBN Sumut beberapa waktu lalu, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai Nurhasanah Ritonga membeberkan bahwa sebanyak 63 dapur SPPG yang ada di Sergai telah melayani 23.000 penerima manfaat kelompok 3B.

Dari jumlah 23.000 penerima manfaat tersebut dengan rincian 17.000 orang merupakan balita non PAUD, 3.800 orang ibu menyusui (Busui) dan sekitar 2.700 orang ibu hamil (Bumil).

Kunjungan yang bertujuan untuk melihat secara langsung tata laksana program, dan memastikan kesiapan fasilitas dalam mendukung pelaksanaan program gizi, serta monitoring terhadap program MBG khususnya kelompok 3B.

Selain itu untuk memastikan perhatian terhadap program gizi 3B, terutama ibu hamil yang sangat penting kebutuhan gizi sebagai langkah strategis dalam menekan angka stunting. Sebab salah satu penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis. (MR/AS)

Metro Rakyat News

Tinggalkan Balasan