Viktor Siagian Upayakan Stok Pupuk Bersubsidi Di Taput Terpenuhi Pada Bulan Maret
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Memasuki masa pemupukan padi periode tanam oktober 2025- Maret 2026, Petani Tapanuli Utara saat ini sangat membutuhkan pupuk bersubsidi. Saat kebutuhan petani Taput tinggi untuk Pupuk bersubsidi, keresahan para petani muncul setelah mengetahui stok pupuk di Tapanuli Utara saat ini terbatas.
Petani saat ini sangat membutuhkan pupuk bersubsidi sementara ketersediaan pupuk bersubsidi pada Kios Pengecer (PPTS) yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara tersebut tidak ada/kosong
Saat dikonfirmasi Plt Kepala Dinas Pertanian Viktor Siagian didampingi Kabid PSP Revansius Nababan saat di temui awak media diruang kerjanya senin, 2 Maret 2026 membenarkan bahwa saat ini di Tapanuli Utara mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi. Kelangkaan pupuk saat ini diakibatkan adanya bencana di Aceh.
” Proses keterlambatan ini dikarenakan semua produksi Pupuk Bersubsidi saat ini yang semula dari Pupuk Iskandar Muda Aceh yang beberapa waktu lalu baru saja tertimpa bencana alam (banjir) yang mempengaruhi produksi Pupuk Bersubsidi. Sehingga untuk Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Sumatera Utara dilakukan melalui Banstok Pupuk Bersubsidi dari Petrokimia Gresik dan Pupuk Kalimantan Timur. Hal ini akan berlangung sampai Produksi Pupuk Iskandar Muda berjalan normal. Saat ini PT. Pupuk Indonesia sedang berusaha untuk percepatan pengisian Gudang Lini 3 di Siborongborong” jelas Viktor
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pertanian telah melakukan upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk bersubsidi Di Taput. Langkah yang dilakukan dengan mengirimkan surat kepada PT. Pupuk Indonesia Perwakilan Regional A1 di Medan dengan no surat Surat Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara Nomor : 500.6.18/140/PSP/!!/2026 tanggal 09 Pebruari 2026 perihal Percepatan Pendistribusian dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Utara.
Upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dengan mengirimkan Surat Bupati Tapanuli Utara Nomor : 500/0585/EKON/II/2026 tanggal 26 Pebruari 2026 perihal Permohonan Prioritas Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Utara yamg ditujukan kepada Menteri Pertanian RI. Up. Direktur Pupuk di Jakarta.
Dan Surat Bupati Tapanuli Utara Nomor : 500/0586/EKON/II/2026 tanggal 26 Pebruari 2026 perihal Permohonan Prioritas Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Tapanuli Utara yang ditujukan kepada Vice President PT. Pupuk Indonesia Wilayah Sumbagut di Medan.
Viktor juga menghimbau kepada seluruh petani Tapanuli Utara agar tidak panik. Dikatakannya dalam waktu dekat kebutuhan Pupuk Bersubsidi akan segera terpenuhi sesuai kebutuhan di Tapanuli Utara,
“PT. Pupuk Indonesia berjanji akan dropping Pupuk Bersubsidi di Gudang Lini 3 Siborongborong untuk Jenis Pupuk Urea dan NPK Phoska. PT. Pupuk Indonesia berjanji untuk memenuhi target pengisian Gudang Lini 3 Kabupaten Tapanuli Utara di Bulan Februari – Maret sebanyak 1.500 ton NPK dan 1.000 ton Urea” jelas viktor.(MR/ Andoky Feri Welli Manalu)
