Polres Tapanuli Tengah Musnahkan Tuak Suling. Ini Tujuannya…

Polres Tapanuli Tengah Musnahkan Tuak Suling. Ini Tujuannya…
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  TAPANULI TENGAH — Halaman Mapolres Tapteng tampak tergenang oleh tuak suling dan minuman keras lainnya saat berlangsungnya pemusnahan barang bukti hasil operasi Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) selama bulan suci Ramadan, Senin (19/6).

Bersamaan dengan itu, juga dimusnahkan sejumlah makanan kedaluwarsa, petasan, knalpot blong dengan digilas alat berat.

Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi yang memimpin pemusnahan barang bukti tersebut merincikan, ada 923 botol minuman keras yang dimusnakahkan, dimana minuman keras tradisional (tuak suling) 132 liter ditambah 57 botol air mineral kecil, knalpot tidak sesuai standar (blong) 104 buah, mercon dan petasan sebanyak 902 bungkus kecil dan besar serta makanan dan minuman kadaluwarsa dari berbagai jenis sebanyak 414 bungkus.

Pada kegiatan pemusnahan tersebut, tampak hadir unsur Forkopimda Tapteng. Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi menyampaikan, operasi K2YD yang dijalankan Polres Tapteng berjalan dengan baik dan pihak kepolisian juga mampu menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan ini dan masyarakat dapat merasakan kehadiran polisi di tengah-tengah lingkungan mereka.

“Semua kita musnakan disaksikan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, juga camat se-Kabupaten Tapanuli Tengah didampingi Pak Danramil dan Pak Kapolsek,” katanya.

Image result for KAPOLRES TAPANULI TENGAH
Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi

Dalam kesempatan itu, AKBP Hari menuturkan bahwa hasil dari operasi K2YD yang telah terlaksana itu, dapat mengurangi maksiat di wilayah Tapteng selama bulan Ramadan.

“Kami berharap, selama Ramadan ini, maksiat di wilayah kita dapat kita kurangi,” tuturnya.

Ia juga berharap, ke depan masyarakat semakin sadar bahwa dari barang bukti yang dimusnakan, yakni miras, adalah sumber penyakit masyarakat dan sumber gangguan kamtibmas di wilayah Tapteng.

“Harapan kami, masyarakat semakin sadar bahwa ini adalah sumber penyakit masyarakat, sumber gangguan kamtibmas. Oleh karenanya, besar harapan kami kita tertibkan lingkungan kita, kita jauhkan dari sumber-sumber maksiat,” imbaunya. (MR/RED)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.