Bupati H Asahari Tambunan Resmikan Toko Tani Indonesia Centre Kab Deli Serdang

Bupati H Asahari Tambunan  Resmikan Toko Tani Indonesia Centre Kab Deli Serdang
Bagikan

METRORAKYAT.COM | BATANGKUIS – Dalam rangka  mendukung stabilitas  pasokan dan harga bahan pangan khususnya  beras di tingkat petani produsen dan konsumen , Bupati Deli Serdang  H Ashari Tambunan meresmikan  Toko Tani Indonesia (TTI) Centre  Kabupaten Deli Serdang  ditandai  penandatanganan batu prasasti  di Gedung Royyan  pusat oleh-oleh di jalan  Sultan Serdang Desa Sena Kecamatan Batang Kuis  menuju  Bandara Kualanamu Internasional , Kamis  (15/6/17).

Bupati H Ashari Tambunan  yang hadir bersama Ketua dan Wakil  Ketua  TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambunan dan Ny Hj  Asdiana Zainuddin , Ketua DPRD Deli Serdang  Ricky Prandana Nasution SE, Dan Brigf 7R  Kol Inf  Dody Tri Winarto dan Unsur FKPD lainnya,  Kabid  Ketersediaan dan Distribusi  pangan   Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan  Sumut  Ir A Syafri Nasution , Asisten II Hj Saadah Lubis  MAP, Kadis Ketahanan Pangan  Ir Sarifah Alwiyah MM beserta  SKPD lainnya dan para Camat  se Kabupaten Deli Serdang  bahwa  peresmian TTI Deli Serdang Centre ini adalah upaya kita bersama  guna memotong mata rantai  pasok pangan yang panjang , bertujuan  untuk menjaga  stabilnya  harga  sesuai dengan  kemampuan daya beli masyarakat sekaligus dalam rangka diversifikasi komoditas pokok yang diharapkan  dapat  membantu  memenuhi  kebutuhan  masyarakat  selain beras  seperti gula, minyak makan dan komoditi  lainnya  dengan  harga dibawah harga pasar.

Karenanya  Pemkab Deli Serdang mengapresiasi  gagasan Toko Tani Indonesa ini, dan  berharap daerah ini dapat dijadikan sebagai TTI Centre seraya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak  khususnya Gapoktan, Bulog, PT Medan Sugar Industri, H  Madroy selaku owner Royyan oleh-oleh yang secara sukarela  mendukung program ini dengan menyediakan  pasikan produk  dengan harga produsen.

Kadis Ketahanan Pangan Kab Deli Serdang Ir Sarifah Alwiyah  menjelaskan  bahwa TTI Centre  ini  pada dasarnya  adalah pengembangan dari  program  pemerintah pusat yang  dimulai pada tahun 2016, dimana  sebagai salah satu upaya menekan  gejolak harga  di tingkat konsumen dngan jalan  memotong mata rantai perdagangan  bahan pangan  pokok khususnya  beras dari petani langsung ke pedagang eceran tanpa harus melalui  midle trader.

Dijelaskan juga bahwa Pemerintah melalui Dewan Ketahanan Pangan yang diketuai langsung Presiden untuk tingkat pusat, Propinsi, Kabupaten dan Kota, melakukan program Pengembangan Usaha Pangan Masyarkat (PUPM) dimana menunjuk Gapoktan sebagai pemasok kebutuhan pokok masyarakat bekerjasama dengan pedagang kecil pemilik warung/toko/kios yang selanjutnya disebut Toko Tani Indonesia (TTI) untuk memasarkan beras petani dengan harga yang telah ditentukan (Rp.7700/Kg dari Gapoktan Rp. 8000/Kg di TTI). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan (Pusat) Dinas (Daerah) selaku sekretaris dari Dewan Ketahanan Pangan. Untuk Deli Serdang ada 14 Gapoktan pemasok dan 30 TTI mitra yang diantaranya 10 TTI di kota Medan dan 20 TTI di beberapa kecamatan di Deli Serdang.(MR10/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.