Jalan Lintas Parmonangan Bakal Hancur,Truck Pengangkut Kayu Over Tonase Merajalela Melintas
METRORAKYAT.COM, TAPUT – Jalan lintas Parmonangan akhir-akhir ini ramai dilintasi mobil pengangkut kayu alam dan kayu pinus. Masyarakat menduga bahwa mobil pengangkut kayu tersebut sudah melebihi batas tonase kelas jalan.Diketahui masyarakat, bahwa kelas jalan untuk jalan lintas parmonangan masih kelas II dengan berat muatan maksimal 8 Ton.
Ini menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Masyarakat sekitar tidak mau jalan cepat rusak akibat aktifitas mobil pengangkut kayu yang melebihi kelas jalan.
Menurut keterangan salah satu masyarakat kecamatan Parmonangan Feri Manalu, sabtu 26/04/2025 mengatakan bahwa akhir- akhir ini banyak mobil pengangkut kayu alam dan kayu pinus yang melintas dari jalan lintas parmonangan. Harapannya pihak pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengambil tindakan tegas untuk penertiban, agar mobil pengangkut kayu yang melintas sesuai dengan kelas jalan.
“Akhir-akhir ini banyak melintas mobil pengangkut kayu yang melebihi tonase sesuai dengan kelas jalan. Kami atas nama masyarakat Kecamatan Parmonangan meminta agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melakukan tindakan untuk penertiban kepada mobil pengangkut Kayu yang melintas di jalan kecamatan parmonangan yang melebihi batas kelas jalan. Dan kami tidak mau apabila para pengusaha hadir sebagai perusak jalan kami. Pemerintah tidak mampu menertibkan, maka kami masyarakat akan langsung menghentikan aktifitas mobil pengangkut kayu” ucapnya
Tambahnya, feri pesimis keluhannya ini tidak mendapat tanggapan dari pemerintah kabupaten Tapanuli Utara, mengingat para pengusaha Kayu terkesan Kebal Hukum dengan menghiraukan aturan yang berlaku.
Saat diwawancarai supir pengangkut kayu mengatakan bahwa tonase kayu yang di angkut oleh kendaraan coltdiesel sekitar 12 Ton.
” muatan kayu ini lae berkisar 12 ton. Karna tarif ongkos kepada kami hitung kubikasi/tonase” jelasnya
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Utara Eliston Tobing mengatakan akan melakukan pengecekan ke lapangan.
“Kita akan cek dulu ke lapangan, Ya kalau begini kejadiannya, kita akan atensi dan menjadi perhatian pokok” jelasnya. (MR/ Andoky Manalu)
