Jemput Aspirasi Warga, Anggota DPRD Provsu, Benny Sihotang Laksanakan Reses 1 Masa Sidang V Tahun 2023 – 2024

Jemput Aspirasi Warga, Anggota DPRD Provsu, Benny Sihotang Laksanakan Reses 1 Masa Sidang V Tahun 2023 – 2024
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, Benny Harianto Sihotang, SE.,MM melaksanakan Reses I Masa Sidang ke V Tahun 2023 – 2024 yang dilaksanakan di Jalan Danau lindu Kelurahan. Sei Agul Kecamatan Medan Barat, tepatnya di depan Gereja HKI Medan Barat, Kamis (19/10), dimulai pukul 15.00 Wib sampai selesai.

Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Sumut, Nina, perwakilan Perumda PDAM Tirtanadi Sumut, Nini, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Sumut, Desy, perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ikram dan perwakilan Kecamatan Medan Barat serta Fernanda serta para tamu undangan.

Reses anggota DPRD Provinsi Sumut ini dimulai dengan doa yang dibawakan secara agama Kristen oleh Pendeta Huria Kristen Indonesia (HKI) kelurahan Sei Agul. Dan dilanjutkan dengan paparan yang diawali oleh perwakilan dari kecamatan Medan Barat, Fernanda.

Kepala Bagian Trantib kecamatan Medan Barat ini menjelaskan, saat ini Pemko Medan sedang melakukan normalisasi aliran sungai mulai dari Johor hingga ke Belawan.

Pelaksanaan normalisasi sungai merupakan kolaborasi antara Pemko Medan dengan TNI- AD. “Saat ini kondisi sungai sudah berubah dan bersih,”katanya. Fernanda berharap warga masyarakat tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Didepan legislatif dari partai Gerindra Sumut ini, menyebutkan keterbatasan armada menjadi permasalahan dinas kebersihan di kecamatan Medan Barat dimana saat ini sudah banyak yang sudah tua dan tidak layak.

Fernanda juga mengusulkan kepada Benny Sihotang untuk meneruskan aspirasi masyarakat di kecamatan Medan Barat sebab, ada SMAN 3 namun saat penerimaan murid baru hanya sedikit yang dapat lulus melalui jalur zona sebab lokasi sekolah berbatasan dengan kecamatan Medan Timur.

” Karena lokasi sekolah terdapat lebih dekat ke kecamatan Medan Timur maka berdasarkan zonasi, terdampak kepada siswa yang berasal dari kecamatan Medan Barat minim masuk ke SMAN 3 Medan merupakan anak dari kecamatan Medan Timur sementara dari kecamatan Medan Barat hanya sedikit dan tidak sebanding dengan luas kecamatan Medan Barat dan jumlah masyarakat. Jadi mohon agar zonasi penerimaan murid baru diusulkan di evaluasi kembali ke dinas pendidikan dan ke kementerian pusat,”katanya.

Benny Harianto yang mendengar itu menjelaskan jika sistem zonasi penerimaan murid baru adalah kewenangan pusat namun usulan tersebut akan dibawa ke rapat sehingga menjadi usulan dari provinsi Sumatera Utara.

Tentang Sungai Deli, tambah Benny lagi akan disampaikan ke pusat sehingga ada peran pusat dan Balai Wilayah Sungai dalam pengorekan sungai karena sudah banyak yang dangkal.

Pada kesempatan itu, Perwakilan Dinas Sosial Provsu, Nina menyampaikan ada banyak bantuan bagi program PKH dan kursi roda bagi warga masyarakat kota Medan dan provinsi Sumatera Utara yang tidak mampu.
” Namun agar lebih cepat, saran kami, agar warga menyampaikan langsung ke pak Benny sebab, kami sangat yakin jika bapak dan ibu memakai perantara bapak Benny Sihotang karena lebih gercep terkait bantuan,”ujarnya.

Desy dari perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provsu, mengatakan tahun ini, ada program bantuan penerbitan sertifikat halal bagi masyarakat yang ada menjual.produk makanan.

” Kami dapat membantu menerbitkan sertifikat halal bagi warga masyarakat yang ada berjualan produk makanan dan minuman gratis tanpa dipungut bayaran. Ada lagi bantuan usaha pengadaan barang. Kami tidak memberikan uang tapi berupa barang sebagai penunjang kegiatan usaha. Syarat yang dibutuhkan antara lain
KTP, surat keterangan usaha dari pemerintah setempat dan foto di dekat usaha,”sebutnya.

Selain itu, sambung Dessy lagi, Dinas Koperasi dan UMKM Sumut juga ada bantuan untuk membuat kemasan usaha warga bila diperlukan dan gratis tanpa dipungut bayaran. “Ini untuk membantu para pelaku UMKM dalam bentuk kemasan berikut logo perusahaan dan Koperasi juga ada kita berikan bantuan sarana usaha dalam bentuk barang. Dalam bentuk kemasan juga ada bantuan pembuatan kemasan berikut logo dan mereka produk tersebut ,”katanya lagi.

Sementara itu, Nini dari perwakilan Perumda Tirtanadi cabang Sei Agul mengatakan untuk tahun ini Perumda PDAM Tirtanadi Sumut ada Program penggantian meter pelanggan yang rusak dan tidak dipungut biaya.

” Untuk itu, kami beritahukan, Jika ada pihak kami datang kerumah bapak dan ibu untuk mengukur alat meter air sekaligus melakukan pengecekan alat meter air agar di izinkan.
Program kedua saat ini adalah Inpres yakni pemasangan 200 sambungan pelanggan baru rumah di wilayah Sei Agul. Yang tidak dibayar biaya pemasangan baru. Syarat, KTP, KK dan rek listrik dibawah 900 VA dan 400 VA,”terangnya.

Untuk keluhan mengenai kualitas air, sambung Nini lagi dapat menyampaikan keluhan ke Perumda PDAM Tirtanadi di Jalan Karya Sei Agul Medan.

Mewakili dinas ketenagakerjaan, Ikram dari BPJS Naker Medan, berharap program BPJS naker dapat bermanfaat bagi warga di kecamatan Medan Barat.

Dikatakan lagi, hal penting menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah resiko ketika bekerja yang bersifat unlimited. “Segala resiko yang terjadi akibat pekerjaan kami tanggung perawatannya di kelas 1. Sehingga biaya tertanggung peserta akibat terjadi resiko akibat bekerja akan ditanggung seluruhnya oleh BPJS Naker,”ucap nya.

Ikram juga menjelaskan lagi, BPJS Naker juga ada memberikan biaya beasiswa kepada anak peserta jika meninggal dunia akibat kecelakaan disaat bekerja. Termasuk biaya sekolah akan ditanggung dari mulai TK sampai Sarjana. Ada juga untuk santunan gaji ketika tidak dapat bekerja karena dirawat karena sakit dan akan diberikan sebesar Rp 1 juta sebulan sampai peserta BPJS Naker tersebut kembali bekerja.

Ikram menambahkan lagi, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program kedua yakni santunan kematian. Setiap masyarakat yang meninggal akan mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta. Dengan iuran perbulan hanya Rp16.800.

Ini disebut juga program iuran sekecil kecilnya, mendapatkan manfaat sebesar besarnya.

“Kita berharap dan mendoakan pak Benny Sihotang agar dapat terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kota Medan dan provinsi Sumatera Utara,”ucapnya.

Pada sesi tanya jawab, seorang warga bernama Teguh Tampubolon mengaku sudah 2 x komplain terkait kenaikan iuran air PDAM Tirtanadi. Dikatakan Teguh, ada penyesuaian tarif air naik, namun tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu. Selain itu warga Jalan Danau Lindu ini juga mengeluhkan adanya tambahan tarif PDAM Tirtanadi terkait administrasi air limbah.

Menjawabnya,v Benny Harianto Sihotang menyebutkan inilah manfaat pelaksanaan reses yang dia lakukan di dapil Sumut II pemilihannya. Tujuannya agar semua program program Pemerintah yang masih dikeluhkan dapat disampaikan langsung ke 100 anggota DPRD Sumut secara resmi.

“Jika ingin dibuat program kerja yang belum tersampaikan di Musrenbang hanya dengan cara pelaksanaan Reses ini, diluar ini tidak resmi,”katanya.

Disebut Benny ada banyak bantuan yang bisa diterima masyarkat yang sifatnya untuk kesejahteraan termasuk ketika warga tidak memiliki biaya atau BPJS Kesehatan.
“Ada dana talangan di DPRD Sumut dan dikeluarkan oleh negara dan anggota DPRD Sumut untuk urusan urgen membantu masyarakat,”katanya.

Tentang masalah kenaikan tarif air, Benny berharap pihak PDAM Tirtanadi agar membantu meringankan pembayaran warga selama 3 bulan sembari memantau pemakaian air milik warga tersebut.

Benny Harianto juga mempertanyakan tentang penyesuaian tarif tersebut.

Menjawabnya, Nini perwakilan dari PDAM Tirtanadi mengatakan akan segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut.

Mengenai administrasi air limbah yang dibebankan kepada warga, jika selama disetujui warga maka itu akan dimasukkan ke tarif bulanan. Kecuali warga tidak ada menyetujui tarif administrasi air limbah.

“Kegunaan administrasi air limbah kata Benny adalah untuk mempermudah warga ketika Septi tank warga sudah penuh,”kata Benny Sihotang.

Diakhir pemaparannya pada acara Reses nya itu, Benny juga menambahkan, Bulan 12 tahun 2023, akan selesai semua pembangunan instalasi air bersih sebanyak 1100/detik air dari Binjai 200 liter/detik, Deliserdang 200 liter/detik dan sisanya kota Medan 700 liter/detik.

Jika proyek sanitasi air bersih yang sudah diresmikan oleh presiden Jokowi ini selesai, maka akan ada sebanyak 700 liter air perdetik akan dipompakan ke rumah rumah warga di kota Medan. “Kita memang terlambat membangun sanitasi air bersih. Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 1,7 triliun,”katanya.

Diharapkan dengan selesai nya sanitasi air ini maka kota Medan kedepan akan terbantu masalah krisis debit air bersih.

“Kita harapkan Dinas PUPR Sumut dapat cepat menuntaskan nya.(MR/Irwan)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.