Paus batal temui pemuda Katholik se Asia di Semarang
MetroRakyat.com | SEMARANG — Pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus batal berkunjung ke Semarang. Awalnya, Paus dijadwalkan ke Semarang dalam acara Asian Youth Day (AYD) pada bulan Juli mendatang. Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang (KAS), Romo Aloysius Budi Purnomo, mengatakan pembatalan kunjungan tersebut karena Paus akan mengunjungi India.
“Paus belum menunjuk siapa wakilnya. Tapi memang agenda Paus tahun ini tidak ada jadwal ke Indonesia. Tidak ada alasan apapun selain dilandasi karena beliau kunjungan lain di salah satu kota di India,” ujar Romo Budi, Senin (24/4).
Sampai saat ini, lanjutnya, Vatikan belum menunjuk pengganti Paus untuk menghadiri pertemuan ribuan pemuda Katolik setingkat Asia tersebut. Romo Budi mengatakan tidak mempersalahkan pembatalan kedatangan Paus Fransiskus.
“Yang pasti perayaan AYD akan digelar semarak dan penuh suka cita dalam perjamuan umat lintas agama,” jelasnya.
Panitia melibatkan semua pemuda lintas agama baik Muslim, Kristen, Hindu, Budha dan Khonghucu untuk mendukung penyelenggaraan acara tersebut. Disinggung mengenai persiapan AYD, Romo Budi mengungkapkan panitia terus mematangkan segala kebutuhan acara. Sejumlah gereja mulai menggelar pentas budaya Jawa yang dipadukan dengan tradisi umat Katolik.
“Sebuah salib AYD yang terbuat dari batang rotan sudah selesai diarak dari paroki ke paroki lainnya yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, Karesidenan Kedu, Semarang dan Surakarta,” paparnya. Ada 100 gereja yang ikut estafet salib tersebut. (MR/MER).
