BAI Apresiasi Kinerja Pj Bupati Aceh Utara Azwardi
METRORAKYAT.COM, ACEH UTARA – Penasehat Badan Advokasi Indonesia (BAI) Aceh HM Yusuf Hasan mengapresiasi kinerja Pj Bupati Aceh Utara Azwardi yang dinilai sebagai sosok pemimpin yang mampu melakukan gebrakan perubahan dalam upaya mempercepat pembangunan di daerah itu.
“Saya selalu mengamati kinerja Pj Bupati Azwadi. Sejauh ini, memang kami merespon positif, apalagi beliau mampu menyelesaikan persoalan yang ada di Aceh Utara baik penataan birokrasi maupun pembangunan infrastruktur,” ujar HM Yusuf Hasan saat dikonfirmasi, Senin (27/3/2023).
Dikatakan HM Yusuf Hasan, selama menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Aceh Utara, Azwardi dinilai telah menoreh hasil yang manis untuk masyarakat di Malikussaleh tersebut.
“Tidak hanya persoalan pembangunan, Pj Bupati juga mampu menyelesaikan masalah banjir yang kerap terjadi di daerah ini dengan terus berkoordinasi dengan provinsi dan pusat untuk mencari solusi dalam penanganan banjir,” sebutnya.
Keberhasilan lainnya, kata HM Yusuf Hasan, pada tahun 2023, Kabupaten Aceh Utara tidak lagi mengalami defisit anggaran. Hal tersebut sangat berbeda dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.
“Azwardi mampu melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran dan mengefektifkan sistem pengendalian keuangan di Kabupaten Aceh Utara,” kata tokoh masyarakat Aceh Utara itu.
Sementara untuk bendungan Keureuto Pj Bupati Aceh Utara Azwardi terus mengawal ke pemerintah pusat agar proyek strategis nasional ini tetap berjalan dan ditargetkan selesai tahun 2023.
Terkait mangkraknya perbaikan Bendungan Krueng Pasee, HM Yusuf Hasan menilai bahwa persoalan tersebut bukanlah kesalahan dari Pj Bupati Aceh Utara, mengingat proyek tersebut milik pemerintah pusat.
“Dalam hal ini, BAI meminta pemerintah pusat untuk mengevaluasi mangkraknya proyek perbaikan Bendungan Krueng Pasee yang telah memiskinkan warga Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe di sembilan kecamatan yang tidak bisa menggarap sawahnya akibat tidak dapat air irigasi dari waduk tersebut,”katanya.
Semestinya, kata HM Yusuf Hasan, perbaikan Bendungan Krueng Pasee dilakukan untuk memperlancar air bagi petani, namun nyatanya malah menciptakan masalah baru.
“Para petani di wilayah Bendungan Krueng Pasee menggantungkan harapan hidupnya dengan bertani. Jika kondisi seperti ini dibiarkan terus, maka angka kemiskinan dipastikan akan naik,” tutup HM Yusuf Hasan.(MR/red)

