MRPB Apresiasi PKB Sebagai Partai Pertama Yang Taat UU Otsus Dalam Perekrutan Caleg OAP
METRORAKYAT.COM, SORONG – Dewan pengurus wilayah (DPW) PKB Provinsi Papua Barat Daya menggelar rapat khusus bersama Majalis rakyat Papua (MRP)-PB, dan Fraksi otonomi khusus (otsus ) pertemuan yang berlansung di kantor DPW PKB-PBD pada hari Rabu (11/1/2023), hadiri oleh seluruh pengurus DPW PKB PBD dan DPC PKB Kab/Kota Se-Provinsi Papua Barat Daya. Rapat tersebut di pandu lansung oleh Sekertaris DPW PKB Papua Barat Daya Albar Muges.
Dalam pertemuan ini yang hadir dari Majalis Rakyat Papua ( MRP)-Papua Barat 1. Yulianis Thebu : Anggota Pokja Adat MRPB
2. Christiana Ayelo, SH Ketua Pokja Perempuan MRPB
3. Soleman Sani, Anggota Pokha Adat
Ketua DPW PKB Provinsi Papua Barat Daya.
Abdullah Gazam dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan sikap politik DPW PKB-PBD dalam rangka merespon UU Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otsus Papua Pasal 28 ayat 3 : “Setiap Partai politik wajib meminta pertimbangan kepada MRP dalam hal seleksi dan rekrutmen politik partainya masing-masing”. Dan PKB sebagai satu-satunya partai politik pertama di tanah Papua yang melakukan ini, lanjut Gazam. Lanjutnya, sebab PKB dan Papua itu DNA politiknya itu ala Gusdur karena yang merubah Gusdurlah yang merubah nama Irian Jaya menjadi nama Papua. Gusdur itu tidak lain adalah pendiri PKB. itu sebabnya apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk implementasi atas pemikiran dan gerakan politik Gus Dur di masa lalu.
Dalam kesempatan yang sama Yulianis Thebu anggota pokja MRP-PB mengapresiasi setinggi-tingginya langkah PKB Papua Barat Daya yang telah mengundang MRP-PB untuk membahas soal ini. Lanjut Yulianis PKB ini Partai yang tahu adat dan satu-satunya partai politik di Papua Barat dan Papua Barat Daya yang membuka diri untuk mengajak kami bicara soal ini. Iya berjanji MRP akan mengakomodir figur-figur terbaik orang asli Papua untuk maju dengan PKB dalam kontestan politik 2024 ini komitmen saya tegasnya. Dalam kesempatan yang sama pula Christiana Ayelo, SH Ketua Pokja Perempuan MRPB, mempertegas bahwa apa yang dilakukan PKB sekarang adalah mimpi kami orang papua dan hari ini PKB melakukannya. ,Christiana berharap partai-partai lain harus mengikuti jejak PKB. Termasuk ada kouta 30 persen harus di prioitaskan untuk perempuan-perempuan Orang asli Papua (OAP) tegasnya.
“Soleman Sani, Anggota Pokja Adat melihat pergerakan politik ketua DPW PKB PBD (Abdullah Gazam) saat ini yang selalu memprioritaskan Orang Asli Papua adalah spirit Gusdur yang hidup dalam jiwa seorang Abdullah Gazam,”sebutnya.(MR/Azrul)


