Saat Pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2022, Antonius Tumanggor Minta LPJU Harus Terang Benderang Sebelum Natal
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dalam pelaksanaan kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2022, sesi pertama, Antonius D Tumanggor meminta kepada Dinas Pertamanan Kota Medan agar merawat lampu penerangan jalan umum agar tetap hidup dan terang benderang terutama di wilayah Kelurahan Sei Agul dan Kecamatan Medan Barat. Selain itu, Antonius juga berterimakasih kepada Dinas PU Medan karena telah mencor beton badan jalan Karya Mesjid dan beberapa ruas jalan lainnya sehingga sudah bagus dan mulus. Hal ini dikatakan Politisi dari Partai NasDem Kota Medan ini saat penyampaian kata sambutan di pembukaan pelaksanaan Reses nya tersebut yang dilaksanakan, Minggu (11/12) di Jalan Karya Mesjid Kelurahan Karya Sei Agul Kecamatan Medan Barat.
Sebelum memasuki sesi tanya jawab, Wakil Rakyat yang duduk di Komisi 4 DPRD Kota Medan ini memberitahukan semua permohonan warga saat Sosialisasi Perda (Sosper) maupun Reses pada Tahun 2021 dan telah direalisasikan atas upaya Antonius Tumanggor dan Tim Sopo Restorasi bersama OPD terkait.
Dimulai dari Dinas PU Medan, usulan masyarakat yang disampaikan pada Reses Tahun 2021 di halaman Kuil Jalan Karya Mesjid antara lain: Dijalan Danau Batur 416 meter, Jalan Danau Melintang, 133 meter, Jalan Karya Rakyat 805 meter, Jalan Setia Baru 525 meter, Jalan Orde Baru 156 meter, Jalan Karya Setia 462 meter, Karya Wakaf 312 meter, Wakaf Dalam 138 meter, dan saat ini telah dilaksanakan pada tahun 2022.
Selanjutnya, untuk pengurusan di kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil, baik untuk membantu pengurusan Akta Lahir, KTP, KK, Akta Nikah warga sudah mencapai ratusan pengurus antara lain: pembuatan KTP mencapai 459, kartu Keluarga 235, akta nikah 89, akta lahir 112, dan akta Kematian 45.
Adapun pengaspalan jalan dilakukan di Jalan Danau Melintang berdasarkan permohonan masyarakat karena hampir 70 tahun tidak pernah diaspal, kata Pak Pandiangan dan St.Tobing. Terbaru, pengaspalan di jalan Karya Rakyat atas permintaan DS Panjaitan. Andi Hutasoit, Almedo Gultom, Medes Hutasoit, dan dari kompleks Dosen Nomensen yang ditanda tangani yang tidak bisa di sebut satu persatu. Permohonan dari masyarakat dengan surat tertulis sebanyak 68 KK di tandatangani dan diketahui Kepling dalam hal penataan jalan karya rakyat, karena macet dan jalannya juga rusak karena disebabkan pemilik barang bekas berhasil dilaksanakan.
Jalan cor beton di Jalan Karya Mesjid sejarahnya adalah permohonan masyarkat yaitu dari STM Serasi, Forum Masyarakat Peduli Lingkungan 8 dan masyarkat Tapanuli supaya diperbaiki Jalan Karya Mesjid.
“Dan ini menjadi hadiah Natal bagi kita semua, karna saya ada untuk anda,”tutur nya.
Antonius Tumanggor pun berharap hasil pelaksanaan usulan di tahun sebelumnya, kiranya dapat juga terealisasi di tahun depan tentunya atas aspirasi dari pelaksanaan Reses tahun 2022 yang dilaksanakan.
Dia pun menghimbau kepada warga undangan yang hadir agar nantinya menyampaikan keluhan pada lembar aspira yang disediakan.
Raini Dasari mewakili Camat Medan Barat, pada kesempatan itu juga berterimakasih telah di undang mewakili Camat Medan Barat mengikuti pelaksanaan Reses Masa Sidang III tahun 2022 Anggota DPRD Kota Medan dari Partai NasDem, Antonius D Tumanggor.
Pada sesi tanya jawab, Joni Ambarita Rumahorbo warga Jalan Mesjid Gg.Padi, sangat apresiasi pembongkaran pagar yang berdiri di badan jalan milik umum, apalagi sudah 5 Lurah pernah di sampaikan, baru kali ini terealisasi.
Setelah itu, sambung Joni Ambarita, ada pengecoran jalan dan penggantian lampu jalan yang rusak. “Kami juga memohon agar dilakukan normalisasi parit agar air lancar mengalir ke sungai,”ujarnya.
Sementara, Jelisten Sitohang, warga Lingkungan VII Kelurahan Sei Agul, sangat mengapresiasi kinerja Antonius Tumanggor selaku wakil rakyat yang aktif. Jelisten Sitohang, mengkritik stiker “keluarga miskin” yang di tempel dirumahnya, namun tidak mengerti apa manfaatnya. “Karena sampai saat ini saya tidak pernah mendapatkan bantuan. Kami minta kiranya pendataan harus konkrit dan transparan. Jika memang ada ketidakterbukaan dari Kepling dan Lurah, kita bisa evaluasi selaku masyarakat,”katanya.
Sabar Siregar jln karya mesjid Gg. Padi, memohon perbaikan lampu jalan, perbaikan drainase, sebab saluran parit sebelah Utara tidak ada permanen masuk ke Gg.Mesjid dan ke tanah kosong, dan ditakuti ketika tanah kosong di bangun maka tidak akan ada lagi lokasi pembuangan air. “Kami minta agar ada dibangun saluran drainase resmi,”sebutnya.
Menjawab keluhan warga Jalan Karya Mesjid tersebut, Hendra Sanjaya, perwakilan dari Dinas Pertamanan mengatakan mulai Senin akan melakukan perbaikan terhadap semua LPJU di kelurahan Karya Sei Agul.
Selanjutnya, Antonius juga meminta agar dalam Minggu ini meminta kepling dan lurah mendata semua lampu yang mati agar sebelum Natal sudah hidup kembali.
Menjawab permintaan warga di Jalan Karya Mesjid, perwakilan dari Dinas Pertamanan pun menyanggupi dan mengatakan mulai Senin, (12/22) dia akan melakukan pengecekan LPJU yang ada di wilayah Kecamatan Medan Barat.
“Mohon dukungannya, sebelum Natal, semua lampu yang rusak akan kami perbaiki dan akan kami buat terang benderang,”ucap perwakilan dari Dinas Pertamanan tersebut.
Amatan wartawan di pelaksanaan Reses Masa Sidang III Tahun 2022, banyak sekali pertanyaan masyarakat menyangkut pelayanan BPJS Kesehatan apalagi program UHC yang hanya pakai Nomor Induk KTP saja dan sudah dapat berobat.
Menjawabnya, pihak perwakilan dari BPJS Kesehatan Cabang Medan membenarkan informasi, NIK sudah bisa dipakai untuk berobat pengganti Kartu BPJS Kesehatan.
“Siapapun bisa mendapat kan pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan NIK segara gratis,”pungkas perwakilan dari pihak BPJS Kesehatan.(MR/wan)

