DPMK Sorsel Tekan Dana Desa di Gunakan Untuk Menurunkan Angka Stunting di Sorsel

DPMK Sorsel Tekan Dana Desa di Gunakan Untuk Menurunkan Angka Stunting di Sorsel
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SORONG SELATAN – Dinas pemberdayaan masyarakat kampung dan lurah kabupaten Sorong Selatan tekan Anggaran Dana Desa digunakan untuk menurunkan angka Stunting di kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat kampung dan Lurah kabupaten Sorong Selatan di Ruang kerjanya Selasa,(15/11/2022).

Yohan Bodori,S.Sos,M.Tr,Ap kepada Media bahwa kita di Kabupaten Sorong Selatan provinsi Papua Barat masuk dalam kategori yang diperhitungkan sebagai daerah Stunting (gizi buruk), sehingga kami menekankan ke kampung untuk menganggarkan dana desa yang ada di peruntukan untuk menurunkan angka Stunting tersebut.

“Supaya kita semua berperan aktif dalam penanganan kasus Stunting, memperhatikan dari amanat peraturan presiden nomor 72 tentang penanganan sehingga untuk 121 Kampung yang ada di kabupaten Sorong Selatan sudah harus menyisipkan anggaran berdasarkan besar pagu indikatif dari dana desa yang bersumber APBN,”sebutnya.

Sambung dia lagi, hari Senin kemarin, 14 November 2022 pihak dari DPMK melakukan penyerahan secara simbolis dan itu sudah di laksanakan langsung oleh wakil Bupati Kabupaten Sorong Selatan sebagai ketua tim kepada Kader Posyandu dan disaksikan oleh kepala kampung masing-masing.

Launching sudah dilaksanakan tinggal waktu untuk penyerahan anggaran masing-masing kampung di setiap ibu kota Distrik dari 15 Distrik yang ada dengan catatan bahwa kepala kampung dia harus datang dengan Kader kampung sehingga kepala kampung hanya menandatangani rekomendasi/ slip penarikan langsung di muka bank dan ubah tersebut di serakah kepada petugas kader kampung.

“Kepada petugas Kader masing-masing kampung tidak lupa kerjasamanya dengan PKK dengan di dalamnya ada ibu-ibu bersama petugas Puskesmas yang ada untuk koordinasi dari aspek kesehatan menu apa yang nanti bisa diberikan kepada anak-anak yang terdampak sehingga angka kasus Stunting kita bisa turun,”tuturnya.

Anggaran yang diluncurkan bervariasi karena dipengaruhi oleh jumlah kasus dari masing-masing kampung sehingga sangat mempengaruhi besarnya Anggaran.(MR/DEWA)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.