Beralasan Uang Tidak Dibawa, Warga Penggarap Penerima Dana Suguh Hati Tahap II PTPN III Kecewa
METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Seorang warga penggarap penerima suguh hati merasa kecewa. Pasalnya setelah menunggu selama berjam jam warga yang telah terdaftar dan terverifikasi tersebut belum menerima haknya berupa dana suguh hati (ganti rugi) seperti yang dijanjikan oleh PTPN III sebelumnya.
Hal itu dialami oleh Tiurma boru Napitupulu (42) warga Simpang Tiga Kampung Baru sekitaran lahan garapan HGU nomor 1 Siantar kelurahan Bah Sorma dan kerulahan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematang Siantar yang memiliki lahan satu rantai dengan bangunan rumah sederhana di atasnya dan beberapa pokok tanaman produktif.
Kepada awak media ini Tiurma Napitupulu bersama adiknya Romauli Napitupulu di Kantor Afdeling IV Kebun Bangun Kelurahan Gurilla Kecamatan Sitalasari Kota Pematang Siantar sekira pukul 18.00 WIB menyampaikan kekecewaannya.
Pasalnya dirinya yang telah dijadwalkan akan menerima dana suguh hati tahap II dan diminta datang ke kantor Kebun Bangun Afdeling IV PTPN III di kelurahan jam 15.00 WIB. Namun setelah berjam jam menunggu namun tidak ada juga kejelasan.
Dirinya mengaku sebelumya telah mendaftar dan melengkapi semua persyaratan yang diminta pada Selasa (18/10/2022). Dan saat ini juga telah membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat untuk mengambil dana suguh hati tersebut. Kepada awak media Tiurma menyampaikan kekesalannya.
“Kesal dan kecewa kali kami bang sama pihak PTPN III. Kemarin disuruh datang jam 3 tepat untuk ngambil dana suguh hati. Karena semua sudah dihitung. Karena disuruh datang jam 3, setengah jam sebelumnya kami sudah sampai di sini (kantor Afdeling IV). Namun saat kami masuk ke dalam kantor dan mempertanyakan kejelasan dana suguh hati, kami disuruh menunggu. Dan kami sabar menunggu”, ucap Tiurma.
Namun setelah sekian lama menunggu dan belum ada kepastian, kami masuk kembali ke dalam kantor. Dan saat kami masuk ke dalam ketemu pak Doni Manurung dan mempertanyakan dana suguh hati milik kami, dijawab sabar dulu ya. Karena uangnya tidak dibawa”, sebut Tiurma menambahkan.
Jawaban tersebut semakin membuat Tiurma Napitupulu bersama adiknya semakin kecewa. Karena kedatangan mereka ke kantor Afdeling IV sudah meninggalkan anak anaknya juga orang tuanya yang sudah berumur 85 tahun di rumah. Oh Tuhan capeknya”. Udah sore kali ini. Kayakmanalah nanti kami pulang. Angkotpun sudah ga ada Bingung kami bang”, keluhnya mengakhiri perbincangan dengan awak media ini.
Terkait keluhan Tiurma Napitupulu, Doni Freddi Manurung Asisten Personalia Kebun Afdeling IV PTPN III yang dikonfirmasi lewat pesan singkat aplikasi WhatsApp pukul 17.52 WIB dan telah dibaca (centang biru) dan juga lewat panggilan voice call WhatsApp pukul 19.04 WIB dan tersambung (berdering) untuk meminta tanggapannya terkait pernyataannya kepada Tiurma Napitupulu yang menyebut “uangnya tidak dibawa” namun tidak mendapat tanggapan.
Sebagaimana diberitakan sehari sebelumnya di beberapa media, pembayaran dana suguh hati tahap I telah dicairkan pada Senin (25/10/2022) dan berlanjut tahap II pada hari Selasa (26/10/2022).
Hingga berita ini sampai ke meja redaksi, Doni Freddi Manurung selaku APK (Asisten Personalia Kebun) Afdeling IV PTP Nusantara III lebih memilih bungkam. (MR/MBPS)

