Kritik Tajam Jeffry Santana Meminta PJ Walikota Langsa Untuk Tidak Menjadikan Program Safari Shubuh Kampanye Tertentu

Kritik Tajam Jeffry Santana Meminta PJ Walikota Langsa Untuk Tidak Menjadikan Program Safari Shubuh Kampanye Tertentu
Bagikan

METRORAKYAT.COM, LANGSA ACEH – Wakil Ketua Komisi II Jeffry Sentana mengkritik tajam PJ Walikota Langsa Ir. Said Mahdum tidak menjadikan Program Safari Shubuh Untuk Kampanye Tertentu.

“ Kami tidak mempermasalahkan beliau sholat shubuh dimanapun, Karena sholat itu hukumnya wajib terutama di mesjid. Yang membuat kecewa itu dan menjadi pertanyaan itu bagaimana seorang Mantan Wakil Walikota juga hadir ditempat yang sama, ini kan bukan kebetulan, Ini patut diduga direncanakan. Saya mendapat banyak laporan juga ada bagi-bagi Beras dan Uang Tunai kepada Anak Yatim dan Kaum Dhuafa. Itu juga dianggap Program Pemko Langsa yang sangat bagus namun kurang etis jika ada seorang Mantan Wakil Walikota yang tidak lagi menjabat juga berada disitu. Saya kira Pak Marzuki kan tidak tinggal disitu, Dan Pak Said Mahdum itu harus bisa memposisikan dirinya sebaga PJ Walikota Langsa, Bukan memposisikan diri sebagai Sekda lagi ” kata Jeffry .Sabtu (17/9/2022).

Menurut Jeffry, Tidak ada regulasi yang mengharuskan PJ Walikota harus membawa Walikota atau Wakil Walikota yang sudah selesai menjabat untuk diikutkan pada program selanjutnya setelah purna tugas.

”Saya beberapa kali melihat di Rapat Paripurna DPRK tidak melihat kehadiran PJ Walikota Langsa di Forum tersebut. Alasan nya sedang acara di Provinsi Aceh. Tapi diacara seperti itu beliau aktif sekali, Saya coba ingatkan ini bahwa saudara PJ Walikota Langsa ini kita (DPRK) jusulkan namanya bukan untuk menjembatani para mantan pimpinannya kampanye bagi-bagi uang Tunai dan Beras dengan dalih Program Safari Shubuh. PJ Walikota Langsa harus ingat Masyarakat saat ini menyoroti kinerja PJ Walikota Langsa. Dan Beliau hari jangan menjadi PJ Walikota Rasa Sekda, Saya mengingatkan ini ya bahwa Pemerintahan UMARA Telah berakhir” ungkap Jeffry.

Politikus Muda Partai Gerindra itu mengatakan PJ Walikota Langsa harus bisa mengendalikan dirinya dan harus menempatkan posisi nya sebagai Leader.

” Saya mengetuk hati dan empati saudara PJ Walikota Langsa beserta otoritas terkait untuk segera mencari solusi atas tutupnya Mangrove Forestpark Langsa yang telah menghabiskan APBK Langsa hampir 70 Milyar tersebut, Jika memang sudah ditemukan solusi segera di eksekusi, Agar Aset tersebut tidak mangkrak. Kami ini bukan Koki yang suka menggoreng-goreng, Apalgi menggoreng isu-isu. Tolong dipahami Tujuan kami hanya dalam rangka pengawasan yang diatur dalam undang-undang, Jangan karena lemahnya pengaturan pemko langsa dalam mengelola Mangrove tersebut saudara PJ Walikota Langsa membela diri dengan mengatakan pihak lain menggoreng isu padahal itu Fakta dilapangan, ” tutup Jeffry.(MR/FAHRID)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.