Kunker Mentri LHK RI, Hasil Tindak Lanjut Kinerja  Bupati Inhu Penelusuran DAS

Kunker Mentri LHK RI, Hasil Tindak Lanjut Kinerja  Bupati Inhu Penelusuran DAS
Bagikan

Advertorial

INDRAGIRI HULU – Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Prof.Dr. Ir Siti Nurbaya Bakar melakukan kunjungan kerja ( Kungker ) di  Kabupaten Inhu Provinsi Riau melakukan penanaman pohon tepatnya di  Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Indragiri Teluk Erong Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat Inhu Sabtu (13/8/2022).

Kedatangan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar dan Gurbenur, Syamsuar bersama rombongan disambut langsung bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi bersama Wakil Bupati Inhu, Junaidi Rachmat, Unsur Forkopimda para pejabat, Kepala OPD,Ketua LAMR Inhu, serta organisasi masyarakat Inhu.

Kunjungan Mentri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bersama rombongan tersebut  dari  laporan Pemerintah Daerah Inhu  hasil tindak lanjut  penelusuran  aliran sungai Indragiri dengan menaiki speedboat  mulai dari Kecamatan Peranap hingga Kecamatan Kuala Cinaku  oleh Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE bersama jajarannya pada bulan Nopember tahun 2021.

Bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi SE mengucapkan terima kasi dan mengungkapkan kebanggaanya atas kunjungan kerja Mentri Lingkunhan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dan Gubernur ke Kabupaten Inhu dalam melakukan penanaman bibit jenis buah buahn  sebanyak 200 batang di Teluk Erong Kelurahan Kelurahan Kampung Dagang Kecamatan Rengat Inhu secara simbolis.

Kunker Mentri LHK RI dan Gubernur  merupakan laporan dari Pemerintah Inhu dari hasil penyelusuran aliran sepanjang  sungai Indragiri pada tahun 2021 lalu hasilnya  14 titik mengalami abrasi hingga jalan kabupaten rusak  akibat  banjir yang berasal dari hulu.

Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi SE berharap kedatangan Mentri bersama Gubernur ini berdampak positif untuk kemajuan pembangunan  dalam kesejahteraan masyarakat Kabupaten Inhu dan dapat memberikan pencerahan dalam menyelesaikan masalah lingkungan khusunya di sepanjang Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Indragiri Kabupaten Inhu,” harapnya.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan kebahagiaannya dapat berkunjung di Kabupaten Inhu  dan memuji perkembangan kemajuan daerah Inhu.

” Kabupaten Inhu ini, merupakan salah satu Kabupaten di Indonesia perlu perhatian khusus agar masyarakat lebih sejahtera,”sebutnya.

Jadi kunjungan kerja ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat melalui kementrian lingkungan hidup dalam penanganan daerah aliran sungai Indragiri. Hari ini saya diajak memanam pohon di teras sungai Indragiri yang dalam binaan nasional.

Daerah seperti Inhu relatif rawan banjir dan abrasi.Oleh karean itu Saya disini bersama beberapa dirjen yang ikut akan berupaya bersama pemerintah provinsi riau untuk membangun daerah di Riau termasuk Indragiri Hulu.

Karena sebagaimana intruksi Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membangun fararel untuk menjaga lingkungan, penanaman pohon seperti ini berterima kasi kepada Pemerintah  dan masyarakat Kabupaten Inhu yang saling bahu membahu membangun lingkungan  dan menjaga alam.

Sesuai dari laporan bupati Inhu, sungai Indragiri relatif rawan banjir  debit air yang berasal dari hulu cukup besar,pihak  Pemerintah Pusat bersama Gubernur bersama Mentri PU memperhatikan untuk ini namun menangani sungai seperti ini bukan hal yang mudah dan memerlukan usaha dan investai dengan dukungan yang cukup besar.

Mentri LHK RI, Siti Nurbaya Bakar mengajak mari kita menanam pohon dan kita budayakan pohon serta menjaga alam, Indonesia sudah 77 tahun merayakan HUT kemerdekaan sudah seharus saling bahu membahu. “Kita perbaiki lingkungan,kita tanaman pohon untuk kebaikan bagi masyarakat dan Bangsa Indonesia,”ucapnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Inhu, Ory Hanang Wibisono mengatakan penanaman bibit jenis buah buahan dipersiapkan  200 batang penanaman secara simbolis dan 800 bibit di bagi kepada masyarakat untuk ditanam dalam peningkatan perekonomian masyarakat.
Dan  penanaman pohon di sepajang tepian sungai Indragiri guna untuk mengatasi  kerusakan lingkungan maupun pencegahan abrasi tepian sungai Indragiri.

Kemudian,  sekitar 80 ribu bibit buah buahan dan tenaman keras untuk diberikan dua Desa yakni  40 ribu Batang Bibit buah buahan untuk Desa Pulau  Sengkilo Kecamatan Kelayang untuk lahan 50 hektar.

Dan untuk Desa Petonggan Kecamatan Rakit Kulim Inhu sebanyak 40 ribu batang untuk ditanaman seluas 50 hektar lahan dengan tujuan dalam penghijauan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat kedepan ungkapnya ( Advertorial/MR/Ob )

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.