Peresmian dan Pentahbisan Gedung Gereja Baru Jemaat GKI Sion Kambufatem Bakal Klasis Aitinyo

Peresmian dan Pentahbisan Gedung Gereja Baru Jemaat GKI Sion Kambufatem Bakal Klasis Aitinyo
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MAYBRAT – Ketua BPAM GKI ditanah Papua dan Gubernur Provinsi Papua Barat yang didampingi oleh Bupati Kabupaten Maybrat melaksanakan Peresmian dan Pentahbisan gedung Gereja baru Jemaat GKI Sion Kambufatem Bakal Klasis Aitinyo Kabupaten Maybrat Rabu, (20/04/2022).

Turut hadir Ketua BPAM Sinode GKI Ditanah Papua, Gubernur Papua Barat, Bupati Kabupaten Maybrat, Bupati Kabupaten Asmat, Walikota Sorong, Wakil Bupati Kabupaten Maybrat, Kapolres Kabupaten Maybrat, Dandim 1809 Kabupaten Maybrat, Sekretaris Daerah Kota Sorong, Ketua BPAM Wilayah VII, Ketua Klasis Ayamaru, Ketua Bakal Klasis Aitinyo, Anggota DPRD Provinsi Papua Barat dan Pimpinan OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Maybrat serta tamu undangan.

Pembangunan gedung gereja GKI Jemaat Sion Kambufatem bedasarkan Surat keputusan Ketua PHMJ GKI Sion Kambufatem Nomor 04/A-14/IV/2013 tentang pengangkatan dan pengesahan panitia pembangunan gedung gereja baru Jemaat GKI Sion Kambufatem, Rekomendasi BPK Bakal Klasis Aitinyo Nomor 28/G-16.B/VI/2013 Tentang pengangkatan dan pengesahan panitia pembangunan gedung Gereja baru Jemaat Sion Kambufatem.

Struktur dan konstruksi bangunan gedung Gereja baru Jemaat GKI Sion Kambufatem berkonstruksi beton dengan ukuran Panjang 33 Meter, Lebar 19 Meter, Tinggi 6 Meter

Pembangunan gedung gereja baru GKI Jemaat Sion Kambufatem dibangun kurang lebih menelang waktu selama 5 tahun 2 bulan yaitu peletakan batu pertama pada tanggal 05 February 2017 dan peresmian boleh berlangsung pada hari ini 20 April 2022, dan menghabiskan biaya sebesar Rp.16.750.000,000,00 ( Enam Belas Miliar Tujuh Ratus Lina6 Puluh Juta Rupiah ).

Kornelius Kambu,S.Sos, M.Si Dalam laporan panitia nya bahwa di tahun 2015/2016 kami telah mendapat tentangan atau goncangan yang lebih besar dari orang tua kami Alm.Matias kambu yaitu beliau melakukan ancaman kepada Pdt. urbanus Ulim bahwa Pak Ulim keluar dan saya mau Mau bakar pastori ini karena gereja ini saya bangun dengan kayu dan sekarang Tuhan sudah berikan berkat banyak kepada anak-anak sehingga mereka harus membangun dengan besi dan saat itu Ia dapat mengaplikasikan dengan uang Rp.5.000.000.

Peletakan batu pertama gedung gereja baru Jemaat GKI Sion Kambufatem pada tahun 2017 yang dilakukan langsung oleh Pj.Gubernur Provinsi Papua Barat Ibu Irene Manibuy dan saat itu didampingi oleh di dampingi oleh Bupati Kabupaten Maybrat Drs Bernard Sagrim, saat saya mendapat Kepercayaan dari Jemaat kepada saya dan kalau dilihat dari gedung yang semewah ini tetapi karena pekerjaan tuhan kami mendapat bantuan baik dari pemerintah maupun anak-anak intelektual kami dan juga orang tua saya yang ada di kampung.

Lanjut saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan terlepas dari jabatan orang tua Saya Drs Bernard Sagrim yang telah mendapat kepercayaan sebagai Bupati dan menunjuk saya Jabatan hingga saya boleh mempersembahkan ini kepada orang tua saya di wilayah ini.

Sementara itu Gubernur Provinsi Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan selamat atas diresmikannya gedung Gereja tersebut. Gubernur juga memberi apresiasi kepada ketua panitia serta seluruh jemaat GKI Sion Kambufatem.

Dirinya berharap setiap berkat yang didapat oleh umat di Maybrat, khususnya warga jemaat Kambufatem harus berguna bagi banyak orang, termasuk bagi sinode GKI di tanah Papua.

“Kiranya Tuhan ada dalam jemaat ini dan menjadi berkat untuk kita semua. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi warga jemaat GKI Sion Kambufatem, anda luar biasa, ” ujarnya.

Gubernur berpesan kepada warga Maybrat agar menjaga keamanan, ketertiban, kedamaian, dan toleransi bersama antar umat beragama. Karena itu merupakan modal utama yang perlu dirajut agar suatu pembangunan bisa dapat terwujud dengan baik.

“Ini menjadi tanggungjawab kita semua, mulai dari pribadi kita, keluarga kita, lingkungan kita, kabupaten kita, dan provinsi kita. Kita semua harus menjaga bagian ini supaya daerah ini tetap kondusif agar umat leluasa bisa bekerja demi keluarga dan juga membantu menolong sesama kita,”harap Gubernur.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu secara khusus menyampaikan kepada Jemaat GKI Sion Kambufatem bahwa, “Kamu luar biasa,”terang Andrikus, kemudian disambut dengan Aplaus meriah hadirin.

Ia berharap rumah ibadat yang baru dikukuhkan ini menjadi sarana umat setempat untuk datang bersukacita bersama, dan berjumpa dengan Tuhan.(MR/DESIANUS WATHO).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.