PIM berdayakan pemuda lingkungan kelola Coffee Shop Barista
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) berhasil memberdayakan pemuda lingkungan perusahaan untuk mengelola salah satu Coffee Shop di Kota Lhokseumawe.
Para pemuda lingkungan perusahaan ini sebelumnya telah mengikuti pelatihan keahlian melalui program Youth Entrepreneur Ship (YES) bidang Barista.
“Ini merupakan sebuah keberhasilan yang dicapai PIM dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan dalam pemberdayaan pemuda-pemuda lingkungan,” kata Assisten Vice President PKBL PIM Jufri di Lhokseumawe, Senin.
Dikatakan Jufri, salah satu peserta pelatihan bernama Hasan Basri berkolaborasi dengan pengusaha muda Lhokseumawe mengelola Barista di salah satu Coffee Shop Kota Lhokseumawe. Sehingga dengan adanya tenaga-tenaga skill bidang Coffee Shop seperti Barista membuat usaha di bidang ini berkembang dengan pesat.
Apalagi, kata Jufri, Provinsi Aceh dikenal dengan penghasil komoditi kopi terbaik di Indonesia bahkan dunia dan di dukung oleh peracik kopi yang profesional membuat daerah Aceh semakin terkenal dengan cita rasa kopinya.
Maka PIM melalui TJSL nya telah melahirkan tenaga-tenaga terampil yang punya skill mumpuni dan bersetifikat yang keluarkan oleh BNSP dan bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) juga Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FLPID) Banda Aceh.
“Suatu kebanggaan bagi kami tim TJSL PIM saat apa yang di targetkan dalam setiap pelaksanaan program bagi anak-anak muda binaan tercapai. Alhamdulillah hari ini salah satu barista terbaik jebolan BPVP Banda Aceh yang bersertifikat dari BNSP dipercayakan mengelola Barista di Coffee Shop Hungrypedia Kota Lhokseumawe,”katanya.
Jufri mengaku untuk ke depan memasang target, untuk semua lulusan pelatihan mendapat tempat mengaplikasikan keahlian yang sudah dimiliki, baik di wirausaha mandiri maupun mengelola coffee shop dengan standar gaji lulusan barista yang bersetifikat nasional BNSP.
“Untuk itu, Tim TJSL juga mengkoordinir kawan-kawan barista untuk mendapat peluang kerja dan penghasilan yang sudah disepakati ketika ada permintaan tenaga kerja dari pengusaha-pengusaha Coffee Shop di dalam maupun diluar daerah,” katanya
Jufri menyakini bahwa dengan pelatihan barista dari PIM dapat membuka lebar peluang kerja bagi anak-anak di lingkungan perusahaan, bahkan dalam tahap pelatihan saja, anak-anak barista sudah di minta oleh pengusaha-pengusaha Coffee Shop untuk kerjasama.
“Kami ingatkan bagi anak-anak barista yang sudah berhasil maupun yang sedang menjajaki peluang usaha agar selalu menjunjung profesionalitas dalam melakukan tindakan maupun mengambil keputusan dalam menentukan pilihan.(MR/red)
