Gubernur BI Pery Warjiyo: Gernas BBI – BWI Dukung Perekonomian Indonesia

Gubernur BI Pery Warjiyo: Gernas BBI – BWI Dukung Perekonomian Indonesia
Bagikan

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Bank Indonesia menyemangati usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) go export melalui Gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), guna mendukung perekonomian Indonesia pascapandemi Covid-19.

Untuk itu, diperlukan beberapa afirmasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong UMKM go export.

Hal ini mengga dalam Upacara Pembukaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia – Bangga Berwisata di Indonesia (Gernas BBI – BWI) di Sulawesi Selatan yang diselenggarakan di Kota Makassar, Kamis (24/2/2022).

Pembukaan Gernas BBI-BWI Sulawesi Selatan juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara, Gubernur BI Perry Warjiyo Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Abdullah Azwar Anas, yang dilakukan secara hybrid.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyampaikan tiga afirmasi untuk memperkuat sinergi, koordinasi dengan kolaborasi memajukan UMKM. Pertama, afirmasi keberpihakan pada UMKM, utamanya melalui penyediaan dan penggunaan e-catalog UMKM dalam mendukung proses pengadaan Pemerintah.

Kedua, adalah pemberdayaan UMKM dengan klasterisasi dan pelatihan kewirausahaan, serta akses pembiayaan kepada perbankan. Ketiga, digitalisasi UMKM termasuk sistem pembayaran.

“Hal itu, salah satunya telah diwujudkan dalam capaian 14 juta merchant pada tahun 2021 yang telah didigitalisasi melalui implementasi QRIS, termasuk di dalamnya 98 persen merchant UMKM,” urainnya.

Lebih lanjut disampaikan Perry, bahwa Bank Indonesia terus memperkuat kolaborasi dengan melakukan Jambore UMKM di seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia.

Bank Indonesia yang senantiasa berkolaborasi untuk memajukan UMKM dengan sejumlah inisiatif yang dilakukan Gernas BBI – BWI.

Pertama, on-boarding UMKM untuk mendorong digitalisasi UMKM terlibat dalam Gernas BBI. Kedua, business matching agar UMKM go export yang menghubungkan UMKM dengan mitra eksport global. Ketiga, sosialisasi kepada 10.000 Zillenial untuk menggerakkan serta membangun karakter kecintaan terhadap produk lokal UMKM.

“Bank Indonesia berkeinginan menjadikan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pusat perekonomian Kawasan Timur Indonesia, sekaligus sebagai strategic point pengembangan UMKM Kawasan Timur Indonesia dengan Semangat PINISI. Mari dukung UMKM dan wisata lokal di seluruh nusantara,” beber dia.

Di kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, menyampaikan apresiasi kepada BI dan Kepala Daerah bersama seluruh perwakilan di berbagai daerah yang telah menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mendukung Gernas BBI – BWI 2022.

Selain itu, ke depan terdapat program pemerintah untuk mendukung UMKM, yang mewajibkan belanja pemerintah sebesar Rp400 triliun menggunakan e-catalog yang dapat menjadi wadah bagi peran UMKM dan diproyeksikan akan mencetak puluhan ribu UMKM baru dengan menyediakan ratusan ribu produk.

“Dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan tumbuh 1,7 persen berdasarkan data BPS, UMKM perlu dilibatkan dalam hilirisasi dan perlu diberikan pelatihan melalui pembangunan pusat pendidikan,” cetusnya.

Sementara Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Abdullah Azwar Anas, menambahkan melalui e-catalog, belanja Pemerintah dapat dilakukan secara lebih akuntabel dan lebih mudah dalam proses pendaftaran.

Plt. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menambahkan bahwa kebijakan pemerintah yang mengakomodasi direct call (rute langsung) telah mendongkrak angka ekspor Sulawesi Selatan hingga 25 persen dan berdampak positif pada perusahaan berskala kecil hingga UMKM, terutama pada industri bahan pangan, khususnya rempah.

Tercatat jumlah UMKM terdaftar di Sulawesi Selatan naik dari 900 ribu usaha menjadi 1,5 juta usaha. Pendekatan digital menjadi hal yang penting bagi UMKM Sulawesi Selatan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Komisi XI DPR, Amir Uskara, mengharapkan perlunya pembinaan dari seluruh stakeholders untuk meningkatkan kelas setiap golongan UMKM.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga S. Uno pada kesempatan yang sama mengapresiasi kualitas UMKM binaan Bank Indonesia dan berharap BI senantiasa menjadi lokomotif pemberdayaan UMKM. Semangat BBI perlu didukung dengan kebanggaan membeli produk UMKM.

BWI di Sulawesi Selatan yang mengusung tema “Semangat PINISI – Perkuat Inisiasi Nyata melalui Inovasi dan Sinergi untuk Pemulihan Ekonomi, sejalan dengan kegiatan Presidensi G20 yang menjadi amanat Indonesia di tahun ini dalam tema “Recover Together Recover Stronger”.

Melalui rangkaian kegiatan Gernas BBI – BWI Bulan Februari ini, dengan semangat sinergi Bank Indonesia mewujudkan komitmen dalam bentuk kegiatan Jambore UMKM yang diselenggarakan secara serentak pada 46 Kantor Perwakilan di Indonesia. (MR/156)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.