Program JKN-KIS Bantu Akses Kesehatan Masyarakat
METRORAKYAT.COM, BIREUEN – Menjalanan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), pencanangan dan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sejak 2014 lalu telah membantu banyak masyarakat Indonesia dalam hal jaminan pembiayaan pelayanan kesehatan.
Sebagian besar masyarakat saat ini sangat bergantung dengan keberadaan program JKN-KIS untuk mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan.
Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Kabupaten Bireuen dr. Amir Addani, M.Kes pada Senin (27/12).
“Program JKN-KIS memberi dampak yang signifikan dalam peningkatan taraf kesehatan masyarakat. Dengan adanya JKN-KIS ini masyarakat dapat terasuransi semua dan juga mendapatkan pelayanana kesehatan yang dibutuhkan,” ujar dr Amir di halaman RSUD dr Fauziah, Kabupaten Bireuen.
Selaku pelaksana pelayanan kesehatan, Ia pun mengapresiasi jaminan kesehatan dan berkomitmen unutuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.
“Program ini sudah sangat baik, kita rumah sakit tinggal menyiapkan fasilitas dan sumber daya yang memadai sehingga kualitas pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat itu tercover semua,” ungkapnya.
Dikatakan dr Amir, selain manfaat dan nilai ekonomis yang di dapat dari penyelenggaraannya, penyelenggaraan program JKN-KIS juga sangat sesuai dengan nilai-nilai luhur yang hidup di masyarakat, khususnya dalam hal gotong royong iuran.
“Program ini sifatnya gotong royong, saling bantu, jadi ini sangat baik untuk dipertahankan, iuran yang sehat membantu biaya pelayanan orang-orang yang sakit dan membutuhkan,” tambah dr Amir.
Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan menganut asas gotong royong dan dana amanat, artinya dana iuran yang dibayarkan setiap peserta Program JKN-KIS akan dikelola oleh BPJS Kesehatan dan sepenuhnya digunakan untuk pembiayaan pelayanan kesehatan pesertanya.
Maka dari itu iuran dari peserta yang sehat sangat berguna untuk membantu pembiayaan pelayanan peserta yang membutuhkan.
Diakhir perbincangan, dr Amir pun menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan program yang baik ini dapat terus dilakukan evaluasi dan perubahan ke arah yang lebih baik.
“Supaya kita bersama-sama dengan BPJS Kesehatan berkolaborasi untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan sesuai dengan kebutuhan dan dinamika masyarakat sehingga kalau ada kekurangan pelayann kesehatan saat ini bisa terus kita perbaiki untuk kepentingan masyarakat,” tutup dr. Amir. (MR/Dedy)



