BI Dorong Penggunaan QRIS Melalui Lembaga Jasa Pembayaran
METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Bank Indonesia (BI) akan menargetkan 15 juta pengguna baru QRIS pada 2022 guna mendorong peningkatan transaksi QRIS melalui koordinasi dengan Penyelenggara Jasa Pembayaran dan Kementerian/Lembaga terkait.
Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual youtube, instagram pada tanggal 15-16 Desember 2021.
Selain itu, BI juga memfasilitasi penyelenggaraan promosi perdagangan dan investasi serta melanjutkan sosialisasi penggunaan Local Currency Settlement
(LCS) yang bekerja sama dengan instansi terkait, Jumat (17/12/2021).
Pada Desember 2021 dan Januari 2022 akan diselenggarakan promosi investasi di Tiongkok dan Finlandia.
Pada RDG tersebut, BI juga memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25 persen.
Perry Warjiyo menyampaikan bahwa keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar serta sistem keuangan, di tengah prakiraan inflasi yang rendah maupun sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (MR/156).
