Viral Video Detik-Detik Angkot Mini Wampu 123 Terobos Jalur Lintasan Kereta Api di Jalan Sekip, Ini Reaksi Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Viral video amatir dari salah satu pengendara mobil yang sempat mengabadikan peristiwa naas angkot Minibus 123 tertabrak kereta api sehingga menyebabkan 4 orang penumpangnya tewas, satu diantaranya adalah anak-anak dan ada juga yang luka-luka, Sabtu (4/12).

Pada video tersebut, terlihat sebuah mobil penumpang berwarna kuning dengan kecepatan sedang, tiba-tiba muncul dari jalur kanan dan terus kedepan berusaha melewati perlintasan kereta api. Namun naas saat posisi Mopen tepat ditengah jalur perlintasan, Kereta Api dari arah Binjai menuju Medan langsung menabrak badan angkot tersebut dan menyeret nya sampai beberapa meter.
Diduga, supir Mini Wampu 123 naas tersebut lalai dan tidak memperhatikan kereta api yang akan melintas.
Menanggapi kejadian itu, anggota DPRD Kota Medan, Antonius D Tumanggor,S.Sos yang kediamannya berada tidak jauh dari lokasi kejadian saat diminta tanggapannya oleh awak media mengatakan jika dilihat dari rekaman video yang beredar tersebut, jelas sekali supir angkot mini Wampu 123 tidak mempedulikan keselamatan dirinya dan para penumpang yang dibawanya.
Hal itu, kata Antonius telah mengakibatkan hilangnya nyawa manusia secara sia-sia akibat kelalaian supir angkot saat berkendara.
” Atas kejadian ini, sudah saatnya Dishub Medan bersama pihak aparat kepolisian dan petugas BNN memeriksa kesehatan dan melakukan test urine bagi para supir angkot yang ada di kota Medan. Selain itu, diberikan pengarahan agar lebih mementingkan keselamatan dari pada kecepatan. Ingat bahwa mobil angkutan umum membawa penumpang agar diutamakan keselamatan penumpang,”terang Politisi dari Partai Nasdem.Kota Medan ini Sabtu (4/12).
Wakil Rakyat dari Dapil 1 Kota Medan ini juga berharap para pemilik angkutan umum sebaiknya menseleksi ketat calon supir yang diinginkan. “Kita juga banyak mendapat kabar banyaknya supir tembak yang membawa angkot dan diduga belum memahami undang-undang lalu lintas. Ini sangat berbahaya, apalagi kurang sabar dan tidak peduli keselamatan penumpangnya,”tegas nya.
Sekretaris IPK Sumut ini juga meminta agar Dishub melakukan evaluasi izin atau menseleksi izin trayek untuk menuju Medan Metropolitan. “Izin yang tidak mengikuti peraturan mohon dicabut, masih banyak supir saya lihat hanya mengejar trif dan target sehingga mengabaikan keselamatan para penumpang,” pungkas Antonius Tumanggor sembari berharap ada efek pelajaran yang diambil bagi para pengendara atas kejadian tragis tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi tabrakan minibus angkutan umum Mini Wampu 123 dengan Kereta Api dari arah Binjai menuju Kota Medan, Sabtu, (4/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Pada kejadian naas tersebut, 4 penumpang angkot tewas ditempat dan satu diantaranya adalah anak kecil, sementara penumpang lainnya 2 luka berat, 2 luka ringan sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Royal Prima. Sementara supir angkot Mini Wampu 123 tersebut sempat hendak dimasa warga setempat sebelum diamankan.
Sampai saat ini peristiwa tersebut msih dalam penyelidikan polisi Polrestabes Medan.(MR/red)


