Forum Silaturahmi Antara Wartawan Dan DPRD Sumut Terbentuk, Ini Namanya…
MetroRakyat.com | MEDAN — Guna menjalin komunikasi dan silaturahmi antara Wartawan dan Lembaga Negara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD-SU), para awak media dari denominasi media baik Online, Cetak maupun Elektronik mendeklarasikan suatu wadah bernama KAJI (Komunitas Aksi Jurnalistik Independent). Hal ini terungkap saat Ketua DPRD Sumatera Utara, H. Wagirin Arman, S.Sos. menerima kunjungan KAJI diruangannya di Kantor DPRD Sumatera Utara, Senin (13/2/2017) sekira pukul 11.30 wib. Ketua DPRD Sumut menyambut baik dengan hadirnya Komunitas Aksi Jurnalistik Independent ini sebagai wadah pemersatu para awak media dalam mencari informasi dan fakta terkait pemberitaan kegiatan di kantor DPRD Sumut. Sementara itu Ketua Umum KAJI, Budiman Pardede, S.Sos didampingi Sekretaris Umum, Reza Fahlefy, S.I.Kom, mengatakan bahwa KAJI dibentuk dengan bertujuan untuk mendorong kinerja DPRD Sumut agar tangguh sebagai media dalam pemberitaan, berintegritas dan bersinergi dan memberikan edukasi kepada rakyat.


Masih kata Budiman, bahwa KAJI saat ini telah merekrut hampir 200-an wartawan yang mau menyatukan dirinya di KAJI. Wartawan selama ini dalam bertugas di unit DPRD Sumut bagai kehilangan arah, karena tidak ada yang menjadi penuntun dalam hal konfrimasi usai pergantian pucuk pimpinan di DPRD Sumut pasca kasus mantan Gubsu Gatot Pujonugroho. “Kita terbuka bagi wartawan lainnya untuk bergabung, dan kita maunya bersinergi dengan segenap anggota DPRD Sumatera Utara, disamping profesi kita sebagai jurnalistik maka yang patut kami jaga adalah integritas. Dengan motto Berkarya dan Beretika. Kita harus menjaga nama baik kita sebagai wartawan, karena kita bukanlah peminta-minta”, tegas Budiman dihadapan perwakilan awak media dan Ketua DPRD Sumut. Budiman menjelaskan bahwa KAJI berdiri sejak 26 Januari 2017 dan diprakarsai oleh beberapa wartawan yang kesehariannya unit peliputan di kantor DPRD Sumatera Utara. Pada kesempatan tersebut, Budiman mewakili anggota KAJI memohon kepada Ketua DPRD Sumut juga untuk memperhatikan bagaimana kinerja apara awak media di DPRD Sumut, selain itu KAJI memohon Wagirin berkenan menjadi salah satu Dewan Pembina di organisasi profesi wartawan ini.


Selain Wagirin Arman, turut bergabung dalam susunan Pembina yakni anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan, DR. Januari Siregar, SH.MHum, dan Dewan Penasehat seperti Ir. Thomas Purba dan Randiman Tarigan telah setuju bergabung pada komunitas wartawan tersebut.


Ketua DPRD Sumatera Utara, Wagirin Arman dalam sambutannya menyambut baik dengan dihadirkannya komunitas pemersatu wartawan tersebut. Dalam pesan lisannya menghimbau agar segenap wartawan yang bertugas meliput di DPRD Sumut agar memperhatikan etika dan keprofesionalismean sehingga tidak ada lagi penilaian yang buruk dengan wartawan seperti dilema selama ini. “Kita sambut KAJI hadir ditengah-tengah kita, disamping itu saya berharap agar segenap wartawan mau bersinergi dengan DPRD Sumut untuk mengekspos hal-hal positif, dan jika menemukan hal negatif maka terlebih dahulu segera cross check dengan yang bersangkutan dan komunikasi dengan baik sehingga lahirlah berita yang isinya fakta dan bukan opini. Saya secara pribadi juga siap jika dikritik, silahkan menilai saya dan evaluasi dengan baik namun dengan etika yang santun”, kata Wagirin.


Wagirin berharap agar KAJI yang dilahirkan mampu berjalan sesuai dengan motto dan visi misinya. “KAJI tidak berjalan dengan sendirinya jika tidak ditopang dengan komunikasi dan kerjasama dengan institusi dan instansi lainnya”, tukas Politisi Partai Golongan Karya itu. Wagirin mempersilahkan KAJI akan bertatap muka dengan segenap Ketua Komisi dan Ketua Fraksi di DPRD Sumut guna menjalin komunikasi lebih intens. Bahkan,
Wagirin berjanji akan menyisihkan dana pribadinya untuk kas di KAJI sebesar 2 juta rupiah setiap bulannya. Dipenghujung tatap muka dengan KAJI, Wagirin berharap agar sinergitas media dengan 100 anggota DPRD Sumut mampu berjalan sesuai dengan harapan. “Saya mendukung terbentuknya KAJI, dan semoga KAJI membawa perubahan demi keprofesionalismean wartawan dengan etika yang santun”, pungkas politisi kelahiran 9 Maret 1949 ini.(MR04/Nelson/Imron).
