BPJAMSOSTEK Meulaboh Lakukan “Grebek” Pasar Nelayan Ujong Baroh
METRORAKYAT.COM, MEULABOH – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK cabang Meulaboh bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Barat menggelar aksi bertajuk “Grebek” Pasar di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) kawasan Ujong Baroh Kabupaten Aceh Barat, Senin 23 Agustus 2021.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mensosialisasikan salah satu program BPJAMSOSTEK yaitu Program Bukan Penerima Upah (BPU) secara langsung dan tatap muka kepada masyarakat terutama masyarakat nelayan di Kabupaten Aceh Barat.
Dalam kegiatan yang dilakukan pagi hari ini selain pemberian brosur program BPU juga turut membagikan sarapan pagi guna lebih mengakrabkan diri kepada masyarakat serta memberikan pemahaman akan pentingnya perlindungan sosial kepada nelayan yang notabene memiliki risiko kerja yang cukup tinggi.
Seperti yang diketahui, kawasan Kabupaten Aceh Barat yang berada di wilayah pesisir memiliki masyarakat yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan, oleh sebab itu perlindungan terhadap risiko kerja merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh para pekerja.
Antusiasme masyarakat terlihat dari pertanyaan mereka mengenai mekanisme program perlindungan BPU.
Program perlindungan Bukan Penerima Upah sendiri merupakan sebuah program yang dikhususkan kepada para pekerja mandiri yang nantinya apabila menjadi peserta berhak mendapatkan program perlindungan dasar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) serta opsi perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT).
Manfaat yang nantinya bisa dirasakan para peserta program BPU antara lain pelayanan kesehatan (perawatan dan pengobatan) tanpa batas sesuai kebutuhan medis, santunan kematian dengan total Rp. 42 juta hingga manfaat beasiswa maksimal Rp. 174 juta untuk 2 orang anak.
Selain perlindungan kepada pekerja, BPJAMSOSTEK juga fokus terhadap kesejahteraan keluarga pekerja melalui manfaat programnya, sehingga tujuan perlindungan paripurna kepada seluruh pekerja di Indonesia dapat terlaksana.
Pada kesempatan ini, Achmad Ramli Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Meulaboh menyampaikan pihaknya akan selalu mengupayakan program perlindungan ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat di wilayah kerjanya, apalagi mengingat risiko kerja di sektor nelayan yang merupakan salah satu mata pencaharian mayoritas di Kabupaten Aceh Barat.
“Kegiatan ini kami lakukan juga karena mengingat masih minimnya pengetahuan masyarakat terkait program perlindungan kami yang sebenarnya apabila masyarakat mengetahui manfaatnya tentunya akan sangat menguntungkan masyarakat dan memberikan rasa aman serta nyaman dalam bekerja,” pungkas Ramli.(MR/Putra)
