Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Rab, Proyek Drainase Unsam ‘Asal Jadi’
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Proyek pekerjaan drainase dalam lingkungan Universitas Samudra (Unsam) jalan Gampong Meurandeh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa, Provinsi Aceh, diduga dikerjakan ‘asal jadi’ dan sarat korupsi.
Pasalnya, proyek drainase yang bersumber dari dana APBN sebesar Rp.771.797.840 yang dikerjakan oleh CV. Sandi Bravo itu, disinyalir kuat sangat cacat kondisi mutu dan fisiknya saat dikerjakan.
Pantauan MetroRakyat. Com selama sepekan di lapangan melihat, kondisi proyek drainase yang masih di kerjakan oleh kontraktor.
Akan tetapi, pekerjaan proyek drainase itu dikerjakan disinyalir kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang di kerjakan oleh rekanan.
Dimana kondisi susunan besi yang digunakan untuk tulang pengecoran jarak satu dengan yang lainnya sangat jarang – jarang. Begitu juga dengan semennya yang kebanyakan pasir dari pada semennya.
Melihat kondisi proyek yang dikerjakan oleh pemborong tersebut diduga asal jadi dan disinyalir di korupsi. Disangsikan proyek drainase itu tidak akan lama bertahan.
Di samping itu juga tampak dalam pekerjaan proyek drainase dalam lingkungan Universitas Samudra (Unsam) dalam pekerjaannya tersendat – sendat padahal proyek tersebut sudah di kejar waktu.
Terpisah,Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) Unsam Hendra ketika dikonfirmasi tidak mengetahui jarak besi untuk pengecoran dan ada di Rab, konsultan pengawas yang lebih mengetahui,” ucapnya yang ditemui di kantor Unsam pada hari Jum’at (20/8/2021).
Sementara Konsultan pengawasan pada proyek tersebut tidak berada di tempat membuat median ini sedikit kesulitan untuk melakukan konfirmasi. (MR/DANTON)
