Pembangunan 25 WC dari Kementerian PUPR Didesa Sawang Laut, Tampak Berhenti Akibat Kehabisan Material
METRORAKYAT.COM, KARIMUN – Sekelompok warga desa sawang laut mempertanyakan kelangsungan pembangunan wc sebanyak 25 unit yang kini sedang berhenti, dengan kondisi tidak tuntas.
Proyek sanitasi perdesaan padat karya tersebut merupakan anggaran pemerintah pusat tahun 2021yang dilaksanakan lewat pembangunan sistem pengolahan air limbah domestik, dengan kontrak 39/KPTS/PPP/Kepri/2021dengan total anggaran Rp 500.000.000,- yang dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyrakat Sejahtera desa sawang laut, kecamatan Kundur Barat, provinsi kepulauan Riau.
Kordinator Kelompok Swadaya Masyarakat Sejahtera Desa Sawang Laut.
Basri, ketika dikonfirmasi Kamis (22/07), mengatakan, bahwa berhentinya pembangunan WC tersebut, dikarenakan habisnya stok material ditoko. Basri juga mengatakan bahwa waktu yang di targetkan adalah sampai tanggal 20 Agustus 2021. “Maka belum termasuk terlambat,”ujarnya.
Masih menurut Basri, tanggal 01 Agustus 2021, tim supervisi dari kabupaten akan datang meninjau volume proyek yang sudah dikerjakan, namun tidak tertutup kemungkinan KSM Sejahtera akan membangun satu atau dua unit lagi jika sisa dana memungkinkan untuk itu, didalam kontrak kerja yang sama.
Salah seorang warga yang minta identitasnya dirahasiakan mengatakan kepada metrorakyat.com bahwa tidak pernah ada dibicarakan untuk penambahan, dan anggaran untuk satu unit WC sudah diberitahukan didalam rapat Rp 20.000.000, dikali dengan 25 unit, maka 25 x Rp 20.000.000 = Rp 500.000.000. bagaimana mungkin untuk membangun lebih dari 25 unit?.
Dari informasi yang dihimpun metrorakyat.com dilapangan, bahwa KSM Sejahtera telah meminta setiap tukang menswadayakan upah kerja Rp 1.000.000 per unit, untuk pembangunan tambahan unit dari 25 unit, serta ukuran sebahagian wc tidak layak untuk digunakan oleh warga penerima bantuan dikarenakan cukup sempit.
Camat Kundur Barat, Murnizam ketika diwawancarai terkait proyek tersebut, mengatakan kapasitas dirinya sebagai camat, hanya mengetahui bahwa proyek tersebut ada di tiga desa.i
“Dkecamatan Kundur Barat, yakni Desa Gemuruh, Desa Sawang Laut, Desa Sawang Selatan. Selain dari itu, saya tidak ada wewenang, sehingga jika ingin mengetahui secara mendetail, langsung saja kepada pelaksananya bro,”ujar Camat Kuba. (MR/Lamhot)
