Wabup Samosir Tandatangani Komitmen Bersama dengan Kemenparekraf RI
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Wakil Bupati (Wabup) Samosir Drs Martua Sitanggang tandatangani Komitmen bersama dengan Kemenparekraf RI. Penandatanganan berita adalah hasil uji petik Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) ikut hadir Wabup Samosir Martua Sitanggang, Kadis Pariwisata Sumut Ria Telambanua, Asisten II Saul Situmorang, Kepala Bapedda, Kadis Pariwisata, Direktur Infrastruktur Kemenparekraf Harianto, akademisi, pebisnis serta komunitas lainnya.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati, Jumat (4/6/2021), Samosir.
Untuk menentukan sub sektor unggulan di Samosir, Wabup Martua Sitanggang, melakukan penandatanganan berita acara hasil uji petik Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) sebagai salah satu Kabupaten Kreatif Seni Pertunjukan.
Penandatanganan berita acara disaksikan langsung Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kementrian Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Harianto, Kepala Bappeda serta Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Sumut Ria Telambanua, Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Politeknik Pariwisata Medan dan Kabid Kerjasama Dinas Pariwisata Togar Siboro.
Berdasarkan PMK3I, dari 3 sub sektor unggulan di Samosir, diantaranya seni pertunjukan, Kriya dan Kuliner, terpilih setelah melewati tahapan pengisisan barang hingga uji petik PMK3I.
Wabup Samosir menyampaikan akan berupaya mendorong ekonomi kreatif yang mengembangkan semua komponen pendukung untuk terus berkarya.
“Seperti penampilan yang terpilih dari hasil uji PMK3I, akan lebih di kembangkan sehingga menjadi pendorong sub sektor unggulan lainnya sehingga dapat menunjang program pembangunan pariwisata maupun seni budaya di Samosir,” paparnya.
Berdasarkan penilaian tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan guna membangun serta mengembangkan ekonomi kreatif di daerah yang membangun kolaborasi antara akademisi, pelaku bisnis, komunitas maupun pemerintah yang difasilitasi berdasarkan peta ekonomi kretaif nasional.
Hal ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarkat secara berkelanjutan.
Kemudian Direktur Infrastruktur Kemenparekraf Harianto, menjelaskan Program Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) merupakan salah satu program unggulan dari Deputi Infrastruktur Bekraf yang bertujuan untuk membangun “Sistem Ekonomi Kreatif Indonesia” guna memetakan potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
“Kombinasi total serta usulan pemetaan potensi yang diiringi dengan verifikasi tim termasuk wujud dari kesepakatan bersama sebagai Komitmen menjadi 1 Kabupaten dari 63 kabupaten kota di Indonesia yang sudah melakukan kesepakatan bersama. (MR/156).
