Pemkab Samosir Terbitkan 15 SPP-IRT UMKM

Pemkab Samosir Terbitkan 15 SPP-IRT UMKM
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir pro aktif memperhatikan para UMKM sebagai pendukung meningkatkan perekonomian Rakyat.

Dimana Pemkab melalui Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Perindustrian Perdagangan (Disnaker Koperindag) Samosir dan UMKM telah menerbitkan sertifikat Produksi Pangan-Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) untuk 15 pelaku UMKM.

Dari 32 SPP-IRT yang diserahkan Kabid Koperasi dan UMKM Samosir, Resmin Situmorang kepada 15 pelaku usaha Penyerahan dilakukan di kantor Disnaker Koperindag yang disaksikan Kadis Perijinan dan Sekretaris Dinas Kesehatan Selasa, (13/5/2021), Parbaba.

Ke 15 UMKM yang mendapat SPP-IRT diantaranya Naga Rasa dengan jenis produksi (keripik kentang dan ubi jalar). Vitaloka (keripik sayur, emping jagung), Satahi (keripik pisang dan singkong, stik ubi ungu dan ubi labu).

Kemudian TGS (stik ubi ungu, keripik pisang, kue bawang dan ketawa), Daima (stik labu dan ubi ungu, keripik pisang, singkong), Holang-holang dengan produksi berupa donat, almond cake, nastar, brownis, kue kacang dan ketawa serta kacang tingting.

Selanjutnya Frensa dengan jenis produksi berupa bandrek bubuk. Produk bubuk kopi ada UMKM Dinanti, T.F. Synergy, Manik Brother’s, Romantis Kopi, D’ Nato, Alusi Coffee, Kembar Putra Coffee dan Hotdaina.

Resmin Situmorang menyatakan tidak sedikit UMKM di Samosir yang belum memiliki izin SPP-IRT. Karena hal itu, menjadi dasar UMKM berkembang, SPP-IRT sangat penting serta bermanfaat guna menaikkan produk usaha maupun hasil jual di pasaran.

Lanjut Resmin, jauh hari pihaknya bersama tim bidang Koperasi dan UMKM telah mengajukan pembuatan sertifikat jaminan mutu bagi pelaku UMKM di Samosir.

“SPP-IRT sangat penting bagi UMKM, hal itu salah satu jaminan keamanan produk yang diproduksi baik di tempat usaha yang berskala rumahan sudah aman untuk dikonsumsi,” papar Resmin Situmorang.

Disisi lain, jika melihat kondisi dari usaha produksi setiap pelaku UMKM di Samosir saat sekarang ini, tentu tidak memungkinkan mendapat SPP-IRT.
Disebabkan dapur memproduksi untuk produk, masih menggunakan sehari-hari di rumahnya. Padahal merupakan persyaratan penerbitan SPP-IRT, dapur produksi untuk produk tersendiri.

“Melihat kondisi tersebut, kita memanfaatkan dapur produksi sentral (Tahun 2019 yang bekerja sama dengan LIPI dalam penyediaan dapur produksi untuk kopi dan kue kering) yang ada di BLK Samosir,” sebut Resmin.

Resmin, menyampaikan bahwa terbitnya 32 SPP-IRT tersebut berkat sinergitas sejumlah pihak terkait.

“Dalam hal ini merupakan dukungan guna mensukseskan program 100 hari kinerja Bupati Samosir yang baru,” imbuhnya.

Melalui bantuan tersebut, sangat bermanfaat untuk mendorong sejumlah pelaku usaha. (MR/156)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.