Februari 2021, Kunjungan Wisman ke Sumut Meningkat
METRORAKYAT.COM, SUMUT – Bulan Februari 2021 jumlah Wisatawan mancanegara (Wisman) ke wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan jika dibanding di bulan Januari tahun sama.
Kunjungan tersebut melalui empat pintu ke Sumut dengan jumlah total pada Februari 2021 17 kunjungan.
Tentu hal tersebut mengalami peningkatan sebesar 112,50 persen dibanding Januari 2021 sebanyak 8 kunjungan.
“Dalam periode Februari 2021, jumlah kunjungan ke Sumut mengalami penurunan 99,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020, yakni sebanyak 15.461 kunjungan di tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 17 kunjungan di 2021,” sebut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Syech Suhaimi melalui live streaming youtube, Jumat (2/4/2021).
Dijelaskan dia, untuk peningkatan kunjungan wisman tertinggi terjadi pada Februari 2021 kalau dilihat pada bulan sebelumnya di pintu masuk Bandar Udara Kualanamu sebesar 112,50 persen.
Kemudian pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan, Tanjung Balai Asahan dan Bandar Udara Silangit tidak mengalami perubahan sama sekali.
Penurunan tertinggi terjadi di pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan, Tanjung Balai Asahan dan pelabuhan Udara Silangit masing-masing turun sebesar 100,00 persen. “Sedangkan melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu turun sebesar 99,88 persen,” kata Syech Suhaimi.
Selanjutnya sambung Syech lagi, dari empat negara pasar utama Malaysia masih mendominasi jumlah wisman di bulan Februari 2021 yang datang ke Sumut sebesar 29,41 persen, diikuti Yaman 11,76 persen, Singapura dan Belanda masing-masing 5,88 persen. Maka jumlah wisman dari empat negara dengan total keseluruhan sebesar 52,94 persen yang datang ke Sumut.
Di bulan Februari 2021 empat negara utama tersebut tidak dapat dibandingkan pada bulan sebelumnya begitu juga negara lain tidak mengalami perubahan.
Namun pada periode Februari 2021, jumlah wisman dari empat negara utama itu mengalami penurunan 99,95 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, yakni sebanyak 19.818 kunjungan 2020 turun menjadi 9 kunjungan 2021. Persentase penurunan tertinggi terjadi berasal dari negara Malaysia sebesar 99,97 persen.
Peningkatan kunjungan wisman Februari 2021 terhadap Januari tahun sama mencapai 112,50 persen, tidak seimbang dari total kunjungan masuk ke Indonesia Februari 2021 dengan penurunan sebesar 14,74 persen atau 137.230 menjadi 117.000 kunjungan, katanya mengakhiri. (MR/156).
