Musrenbang RKPD Raja Ampat Hasilkan Program Strategis Tahun 2022
METRORAKYAT.COM , WAISAI – Setelah dua hari menggelar musyawarah rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) tahun anggaran 2022, Pemda Raja Ampat akhirnya memiliki desain program pembangunan untuk periode 2022.
“RKPD 2022 ini dapat dijadikan dasar dan masukan untuk penyusunan perencanaan pembangunan ke depan terutama dalam penyusunan rancangan akhir RKPD semakin baik dan berkualitas “ kata Bupati Abdul Faris Umlati, (AFU) SE saat menutup secara resmi Musrenbang di Aula BAPPEDA, Rabu (31/3/2021).

Bupati AFU mengajak seluruh elemen khususnya pejabat dan ASN di lingkungan Pemda Raja Ampat bekerja sama mengedepankan prinsip keterpaduan, kolaborasi dan koordinasi dalam mengatasi berbagai isu dan tantangan yang dari waktu ke waktu semakin kompleks. Menjawabi tantangan pada sector – sektor prioritas sebagaimana tertuang dalam tema musrenbang yakni pengembangan industri pariwisata dan kelautan untuk menopang ekonomi masyarakat serta komitmen dan kedisiplinan semua pejabat dalam melaksanakan program prioritas.
“ Tidak ada yang namanya visi-misi pimpinan OPD. Visi-misi adalah milik Bupati dan Wakil Bupati, semua terintegrasi, seirama dan sejalan dengan visi-misi kami ,” tegas AFU.
Kepala BAPPEDA, Abdul Rahman Wairoy membacakan hasil kesepakatan Musrenbang. Diantaranya belanja pembangunan Tahun Anggaran 2022 meningkat sebesar 5 % dari realisasi APBD 2021, target pertumbuhan ekonomi sebesar 3,9 %, penurunan laju inflasi 5,5 %, indeks pembangunan manusia dari 63,69 % menjadi 64,00 %, penurunan tingkat pengangguran dari 2,19 % menjadi 2,0 %, angka kemiskinan dari 17,01 % menjadi 16,14 %, Stunting turun sebesar 50 %.
Sementara itu, presentasi anggaran RKPD pada tahun Anggaran 2020 pada empat sector yaitu, bidang ekonomi sebesar 28 %, Bidang Sosial Budaya sebesar 27 %, bidang fisik dan sarana sebesar 25 %, bidang penunjang pemerintahan sebesar 20 %, karena itu alokasi anggaran pada OPD yang tergabung dalam bidang-bidang tersebut dilakukan secara proporsional dan rasional.
Menurut Abdurahman program-program prioritas tersebut akan disampaikan dan diteruskan kepada pemerintah provinsi papua barat pada acara Musrenbang tingkat provinsi dan tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada bulan Mei.(mr/Azrul)
