Ketua GMKI Cabang Sorong Meminta Umat Nasrani Tidak Terprovokasi Dengan Adanya Aksi Bom Bunuh Diri di Kota Makassar
METRORAKYAT.COM, SORSEL – Dengan melihat pasca terjadinya aksi Bom bunuh diri oleh oknum tertentu yang terjadi di depan Gerbang Gereja Katedral Makassar pada, Minggu 28 Maret 2021 yang memakan beberapa korban jiwa.
Ketua Cabang GMKI Sorong Viktor.F.Howay,ST, mengutuk dengan keras aksi yang dilakukan kepada warga Gereja Katedral Makasar saat mengikuti ibadah Misa. Aksi tersebut merupakan salah satu bentuk Aksi teror murni yang dilakukan oleh kelompok tertentu sehingga memicu konflik bagi sesama umat beragama di NKRI menjadi runtuh.
“Dengan terjadinya berulang kali dalam Tahun belakang ini di beberapa tempat secara berturut turut maka Kami menyampaikan himbauan kepada seluruh Masyarakat Nasarani se- Sorong Raya agar tetap tenang dan dapat melakukan segala bentuk aktifitas menyonsong hari Raya Paskah dengan baik. Jangan terfrovokasi dengan berbagai isu sara yang berkembang dikalangan Masyarakat,” lanjutnya.
BPC GMKI Sorongpun mengajak seluruh tokoh agama untuk bersama- sama menjaga kebersamaan dan kerukunan masyarakat pasca aksi bom bunuh diri.
Segala bentuk aksi teror yang terjadi sudah di tangani oleh pihak yang berwajib yakni Kaporli dan Jajaran Polri.
Viktor pun meminta kepada Kaporles Sorong Kota dan Kaporles Kabupaten Sorong agar dapat memantau seluruh rangkaian agenda dan peribadatan di seluruh Dedominasi Gereja di Sorong Raya agar kondisi keamanan jelang Perayaan Paskah bagi umat Nasarani berjalan dengan baik, tanpa gangguan dari pihak manapun.
Aksi bom bunuh diri yang terjadi di depan gerbang Gereja Katedral Makassar pada Minggu Palma ini telah mengejutkan semua masyarakat. Aksi terorisme sebagai kejahatan kemanusiaan yang jelas menyalahi ajaran agama manapun,”ungkap Fiktor.(MR/Dewa)
