Wakil Ketua DPRD Samosir, Tandatangani Hasil Musrenbang Tingkat Kabupten
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Samosir yang berlangsung selama dua hari Kamis-Jumat (25-26/3) telah selesai dilaksanakan.
Wakil Ketua DPRD sebelum melakukan penandatanganan hasil Musrenbang menyampaikan ucapan terimakasih atas berjalannya kegiatan tersebut selama dua hari.
“Berharap apa yang telah dihasil Musrenbang kirannya dapat berjalan dengan baik demi kemajuan Samosir”, pungkasnya.
Selain itu di minta kepada seluruh SKPD agar dapat melaksanakan tugasnya sebaik mungkin.
Hal itu merupakan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Samosir 2022 sebagai indikator dan kegiatan prioritas sesuai RPJPD 2005-2025 guna mewujudkan Samosir menjadi tujuan wisata internasional, sebut wakil Ketua DPRD itu.
Musrenbang untuk penyusunan RKPD Samosir 2022, bertempat diaula Hotel JTS Parbaba, Pangururan.
Sebagai Thema kegiatan yakni: Peningkatan Kualitas SDM dan Percepatan Pemulihan Perekonomian Masyarakat, yang digelar selama dua hari, Kamis-Jumat (25-26 Maret 2021), pelaksanaan secara Hybrid (Pertemuan tatap muka dan Virtual Zoom Meeting), Sabtu (27/3/2021) Samosir.
Lanjut dia, RKPD Samosir sebagai masa transisi, untuk penyusunan serta mengacu kepada PERDA Kabupaten Samosir Nomor 3 Tahun 2006 tentang RPJPD Tahun 2005-2025, evaluasi RKPD 2021, prioritas pembangunan nasional untuk rencana RKPD 2022.
Dari hasil Musrebang tersebut maka dilakukan penandatanganan kepada pejabat diantaranya, Plh Bupati Samosir, Plh Sekda, Ketua DPRD, Kadis Nakerkoperindak, Bapeda, Camat Ronggur Nihuta, mewakili tokoh masyarakat Efendy Naibaho.
Sementara Plh Bupati Drs. Jabiat Sagala, M. Hum mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi telah mengalokasikan berbagai program pembangunan di Kabupaten Samosir.
“Semua keberhasilan yang dicapai adalah berkat Rahmat Tuhan YME dan kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh aparatur lintas pemerintahan, dan khususnya jajaran Pemkab Samosir dimulai dari desa, kelurahan, Kecamatan didukung DPRD, FKPD dan seluruh elemen masyarakat”, katanya.
Dijelaskan Jabiat kegiatan percepatan sebagai visi RPJPD 2005-2025 yang menjadi daerah tujuan wisata internasional 2025, dibutuhkan pembangunan sektor pariwisata, pertanian dan UMKM untuk diprioritaskan 2022. (MR/156).
