Warung Kupie Mudigo Lounching di Jalan Asrama Medan Helvetia, Hidupkan Pelaku UMKM
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kota Medan terkenal dengan beragam kuliner, dan hal ini juga di dukung dengan antusias masyarakat kota Medan yang juga sangat menyukai kuliner, mulai dari Mie Aceh, Bakso, Mie Ayam, Sate, Nasi Goreng, Ayam Penyet/Geprek, soto, makanan Sea Food, ikan bakar, dan aneka jus buah tersedia di setiap stan kuliner yang ada di kota Medan. Peluang ini tentunya menjadi lirikan para pemodal membuka usaha kuliner yang murah, sehat dan disukai banyak orang.
Seperti yang dilakukan oleh pengusaha di kota Medan, Arnold Budiman Hutasoit. Dimana pria asli Batak ini mengadopsi semua jenis kuliner yang ada di kota Medan dan bekerjasama dengan pelaku Usaha Kecil Menengah untuk berjualan di Warung Kupie Mudigo yang terletak di Jalan Asrama No.8 Kecamatan Medan Helvetia dekat dengan simpang lampu merah Gaperta.
Dikatakan Arnold, keberadaan Warung Kupie Mudigo akan dapat menghidupkan perekonomian para pelaku UKM ditengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.
Para pelaku UKM tentunya akan berupaya bagaimana agar dapat meningkatkan ekonominya dengan memanfaatkan fasilitas dan tentunya peluang yang ada.
“Kita berharap keberadaan Warung Kupie Mudigo dapat bermanfaat bagi para pelaku UKM dan juga masyarakat di sekitar Gaperta,”terangnya sambil mengatakan bahwa Warung miliknya tetap mengikuti aturan Protokol Kesehatan buka pukul 08.00 WIB dan tutup sampai pukul 21.00 WIB.Selasa (16/3).
Ditambahkan Arnold lagi, Warung Kupie Mudigo miliknya menyediakan beraneka ragam masakan kuliner dan minuman, seperti jus buah, kopi khas Aceh dan teh manis (panas dan dingin) dengan harga yang sangat terjangkau.
” Kalau masalah harga kita sesuaikan dengan kemampuan masyarakat. Kita ingin keberadaan Warung Kupie Mudigo ini dapat diterima masyarakat terutama di daerah ini (Medan Helvetia) dan juga masyarakat kota Medan. Karena kita mengetahui situasi saat ini kita semua masih dihadapi dengan masalah Covid-19, namun kita harus tetap tegar. Kita sesuaikan harga sesuai kemampuan perekonomian masyarakat saat ini,”pungkas Arnold Budiman Hutasoit. (MR/red)
