Proyek Miliaran Dikerjakan CV. Jeuleupe Jaya Diragukan Kualitasnya Diduga Dikerjakan Asal Jadi
METRORAKYAT.COM, LANGSA – Proyek pembangunan rehabilitasi saluran BTN Sungai Pauh ujung Lueng Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa. No kontrak. 01/SP/PG/-PUPR/V/2020. Sumber Dana OTSUS 2020 Bernilai kontrak awal Rp. 3.174.741.153. Nilai kontrak ADD Rp. 1.407.000.000. Dikerjakan CV. Jeuleupe Jaya diragukan kualitasnya diduga dikerjakan asal jadi.
Menurut investigasi awak media di lapangan, PPTK, Konsultan Pengawas, dan juga orang lapangan pihak rekanan di duga tidak berfungsi sebagai mana fungsi tugas mereka.
“Terkesan mereka para pengawas sungguh sangat mengecewakan kinerjanya dan dugaan hanya melihat–lihat saja tanpa ada fungsinya. Senin (2/11/2020).
Pada saat turun langsung kelapangan untuk melihat pekerjaan yang sebenarnya, ternyata pekerjaan tersebut memang benar-benar sangat memprihatinkan dalam pelaksanaan yang mereka kerjakan, oleh CV. Jeuleupe Jaya karena dalam pekerjaan rehabilitasi saluran di maksud kalau di lihat belok sana dan belok sini yang artinya bagaikan ular terkena pukul.
Selain berkelok – kelok pekerjaan tersebut juga terdapat keretakan hampir di setiap ruas, padahal pekerjaan nya masih dalam pekerjaan. Dengan kondisi pekerjaan rehabilitasi saluran BTN Sungai Pauh ujung Lueng, dikuatirkan bangunannya tidak akan bertahan lama dan terkesan asal jadi yang kerjakan pihak rekanan CV. Jeuleupe Jaya,” ungkap Khalid, SH salah satu wartawan senior saat investigasi dilapangan.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan ( PPTK ) pada dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Langsa Aysafakhri, ST saat di temui awak media di lokasi pekerjaan membenarkan terdapat keretakan di sejumlah ruas dalam pekerjaan rehabilitasi saluran BTN Sungai Pauh ujung Lueng, dan juga terlihat berkelok – kelok,” ucapnya.
Ia menambahkan, terkait hal tersebut dirinya sudah menyampaikan kepada pihak rekanan CV. Jeuleupe Jaya supaya di perbaiki dan di buat dengan bagus, bila rekanan tidak memperbaiki pihak dinas tidak akan menerima proyek tersebut pada saat serah terima nantinya,” ungkapnya yang di damping Pejabat Pembuat Kometmen ( PPK ) Fauzi.
Menyangkut hal tersebut Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR ) Langsa Muharram, ST saat di konfirmasi melalui seluler mengungkapkan hal yang sama. Pekerjaan tersebut yang di kerja oleh pihak rekanan baru mencapai 50 % dan setelah selesai nanti pekerjaan tersebut, jika tidak sesuai, terjadi masalah dipastikan pihak dinas tidak akan melakukan serah terima,” katanya melalui seluler.
” Adapun Kabid Pengairan dinas PUPR Langsa atas nama Gunawan saat dilakukan konfirmasi melalui seluler oleh awak media untuk meminta tanggapan terkait hal tersebut, melalui handphonenya yang bersangkutan handphone nya tidak pernah aktif.
Sementara itu untuk meminta tanggapan mengenai pekerjaan rehabilitasi saluran BTN Sungai Pauh ujung Lueng dari pihak rekanan CV. Jeuleupe Jaya, yang dikuatirkan proyek tersebut tidak akan bertahan lama dan diduga dikerjakan asal jadi, awak media menghubungi Pondan selaku rekan melalui seluler dirinya mengatakan berada di Kuala Simpang Aceh Tamiang di Polres Tamiang dan juga mengatakan tidak ada waktu untuk bertemu wartawan,” ungkap Pondan melalui seluler saat di hubungi. ( MR/DANTON )

