Warga Resah, Gajah Liar Kerap Memasuki Pemukiman
METRORAKYAT.COM, ACEH TIMUR –
Sebanyak 33 ekor gajah liar kembali merusak perkebunan dan mulai masuk ke pemukiman warga di Gampong Semanah jaya Kecamatan Ranto Peureulak dan Gampong Peunaron Lama di Kecamatan Peunaron.
Akibat kejadian itu, sejumlah warga resah dan melakukan jaga malam di areal perkebunan dan juga pemukimannya.
“Beberapa hari terakhir ini gajah liar seringkali memasuki wilayah ini,” ungkap Zakaria warga Seumanah Jaya, Minggu (20/9/2020).
Kata Zakaria lagi, di Kecamatan Peunaron, ada tiga tempat yang sering dimasuki gajah, Dusun Krueng Baung, Gampong Peunaron Lama diperkirakan gajah liar sebanyak 7 ekor, Satuan pemukiman (SP) enam Gampong Alur Pinang sekitar 3 ekor, dan kawasan air terjun Serule sekitar 4 ekor.
Sementara, di Kecamatan Ranto Peureulak, gangguan gajah liar yang rawan masuk perkebunan Gampong Seumanah Jaya, sebanyak 19 ekor.
Warga bersama staf LSM Forum Konservasi Leuser (FKL), dan Staf CRU Serbajadi, berjaga-jaga di ladang guna menghalau kedatangan kawanan gajah liar yang berada di HGU perusahaan perkebunan sawit PT Atakana Company dan hendak memasuki perkebunan warga.
“Petasan menjadi salah satu alat yang digunakan warga untuk menghalau gajah liar tersebut didamping menunggu pembangunan pagar listrik atau power fencing,”ungkap Zakaria. (MR/DANTON)
