DPRD Samosir Minta Pemkab Gali Pemanfaatan Pertanian dengan BPTP Sumut

DPRD Samosir Minta Pemkab Gali Pemanfaatan Pertanian dengan BPTP Sumut
Bagikan

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – DPRD Kab Samosir meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar menggali pemanfaatan usaha pertanian dengan BPTP Sumut.

Selain itu, DPRD juga mendorong Pemkab melakukan MoU bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu).

Demikian disampaikan Ketua DPRD Saut Martua Tamba ST, Jumat (28/8/2020), ketika melakukan kunjungan ke BPTP Sumut.

Selanjutnya, Saut menjelaskan maksud dan tujuan kerjasama yakni bagaimana petani di Samosir mampu melakukan pengembangan (berinovasi) supaya hasil pertanian menjadi komoditi unggulan.

Selain itu, teknologi pertanian juga perlu dilakukan pemetaan zona agroekologi di Samosir sama halnya kabupaten Karo dan Langkat.

Sehingga hasil produktifitas pertanian meningkat.
Daerah Samosir terdiri dari 9 kecamatan, sebutnya sambil berharap dilakukan pengkajian teknologi pertanian. Contohnya di Kecamatan Sitiotio, tanaman apa yang cocok dikembangkan sehingga setiap kecamatan nantinya ada komoditi menjadi unggulan di daerah itu.

“Berdasarkan kajian dari BPTP, pertanian Samosir menjadi tidak temporer atau musiman, dan berharap bisa diterapkan dengan baik”, harap dia.

Kunjungan DPRD beserta rombongan disambut Kepala Balai BPTP Sumut Dr. Khadijah EL Ramija, SPi, MP lewat Kelji Sosek Ir. Moral Abadi Girsang, MDM didampingi Ir. Lemansius Haloho, MP, Dedi Siagian SP dan Tumpal Sipahutar SP.

Acara di awali sambutan selanjutnya diikuti paparan singkat Company Profile dan Program Unggulan BPTP Sumut serta inovasi teknologi yang dihasilkan seperti, Padi, Kopi, Bawang Merah, Jeruk, Cabai, KATAM (Kalender Tanam Terpadu), Bioindustri, serta Ayam KUB.

Selesai memberikan penjelasan program kerja, rombongan DPRD melakukan peninjauan fasilitas kantor BPTP Sumut. Rombongan langsung ke lokasi UPBS Ayam KUB.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Samosir, Polma Hasehaton Gurning menjelaskan, kelemahan pertanian di Samosir masih menggunakan pola-pola tradisional sehingga produksi rendah yang mengakibatkan pendapatan minim. Serta belum bisa diharapkan menjadi leading sector.

“DPRD berharap dukungan BPTP untuk kemajuan pertanian di Samosir mencakup varietas kopi, padi, bawang merah (TSS = True Shallod Seed/ Benih dari Biji Botani dan Benih dari umbi, Ayam KUB, tutupnya. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.