Pemkab Samosir Bersiap Menuju Normal Baru
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menyampaikan sudah siap enuju Normal Baru.
Menjelang akan diterapkan normal baru di Sumatera Utara (Sumut) per tanggal 1 juli 2020 yang direlis dari Antara (16/6/2020), bahwa Pemkab Samosir masih memberikan penekanan pada Standar Operasional Orisedur (SOP) dimasa tanggap darurat. Jadi Pemkab menghimbau agar protokol kesehatan berproses dari kebiasaan menjadi budaya dalam perilaku hidup di luar rumah terutama di ruang publik yang berfungsi sebagai tempat berkerumun di seluruh wilayah Kab Samosir.
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon, dalam rapat persiapan Normal Baru di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (16/6/2020), tetap menekankan dalam masa teransisi selama bulan Juni 2020 dengan melakukan sosialisasi dalam:
(1) Peribadahan
(2) Kepariwisataan, olah raga, sisial budaya, area publik,
(3) Perdagangan, pasar moderan/ tradisional.
(4) Transportasi publik, pengawasan pintu masuk ke Samosir,
(5) Penyelenggaraan pelayanan kesehatan,
(6) Pelayanan pendidikan dan sekolah,
(7) Administrasi kependudukan,
(8) Perizinan,
(9) Pelaku perjalanan dan bisnis di Kab Samisir.
Secara nasional, sampai hari ini, Selasa (16/6/2020) jumlah kasus infeksi 1.106 orang (40.400), sembuh 580 orang (15.703), dan meninggal 33 orang (2.231).
Sedangkan di Sumut jumlah positif 957 orang, sembuh 221 orang, dan meninggal 67 orang. Di Kab Samosir, kasus infeksi nihil, ODP 1 orang, dan PDP nihil.
Refeleksi data di atas, kasus infeksi di Sumut naik dan akan naik terus menembus angka ribuan. Oleh karenanya, Pemkab melalui GTPP Covid-19, akan melakukan upaya pencegahan secara lebih intensif di setiap pintu masuk Kab Samosir. (darat dan danau) yang telah dilakukan selama ini.
Disamping itu, Pemkab Samosir melakukan kolaborasi dan sinergi lintas OPD (Organisasi Pimpinan Daerah) untuk mencegah dan menangani dampak pengiring Covid -19 di berbagai sektor kehidupan. Selain itu, SOP Normal Baru Samosir tetap mengatcu kepada fakta dan data lapangan secara riil dan terbarukan.
Pemkab Samosir akan tetap mengkaji aspek penerapan normal baru agar dapat menghindar dari kemungkinan masuknya Covid-19 ke Kabupaten Samisir.
“Kita mengetahui kesulitan – kesulitan yang kita hadapi pada masa pandemi ini namun mari tetap utamakan kebersamaan dan kesatuan dalam tindakan yaitu pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membaikan keadaan bukan sebaliknya,”ungkapnya. (MR/ JB Rumapea).
