Kab Samosir Jalur Hijau Penyebaran Pandemi Covid-19
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Kabupaten Samosir hingga berita ini di turunkan, Rabu (27/5/2020) masih tetap barada di posisi semula yaitu di Jalur Hijau penyebaran Pandemi Corona Virus (Covid-19). Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Samosir Nihil, sebut Kepala Dinas (Kadis) Kominfo yang sekaligus Humas Vovud-19, Rohani Bakara SPd, MM melalui telis pers yang di terima metrorakyat.com, Rabu (27/5/2020).
“Di satu sisi, kita bersyukur atas kondisi zona hijau, namun tetap menjaga jarak dan pakai masker. kita tetap Di sampinv itu tetap waspada atas kemungkinan masuknya wabah virus Corona di Samosir,” tegas Rohani menghimbau.
Di terangkan Rohani, secara nasional rincian penyebaran Covid-19 yaitu, sembuh 5.877 orang (+235), positif 23.165 orang (+415), dan meninggal 1.418 orang (+27). Data ini menunjukkan daya infeksi COVID-19 masih tinggi. Selain itu, penderita COVID-19 dapat sembuh berkat penanganan yang dilakukan oleh pemerintah. Yang tak kalah pentingnya, pemerintah hadir bersama seluruh elemen masyarakat mencegah dan menangani COVID-19.
Sementara data untuk Provinsi Sumatera Utara (Provsu) yang dilansir lewat website http://covid19.sumutprov.go.id/, di Sumut sembuh 114 orang, positif RT-PCR 315 orang, dan meninggal 34 orang. Dari data yang disajikan, kita akan tetap mewaspadai orang-orang yang masuk ke Samosir terutama dari kabupaten/kota zona merah di Sumatera Utara di pintu masuk jalur darat dan danau.
Terlepas dari data ini, ujar Rohani, kita perlu menyikapi tatanan normal baru yang telah disiapkan pemerintah agar kita dapat beraktivitas dan aman dari COVID-19.
“Mari kita pelajari dengan cermat Protokol Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di Tempat Kerja Sektor Jasa dan Perdagangan (Area Publik) dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha dan Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.
Kita perlu menghidupi protokol kesehatan secara ketat dan protokol lainnya dalam perilaku sehari-hari agar kita dapat beraktivitas dalam tatanan normal baru. Mari kita dukung upaya pemerintah, ajaknya, dalam menjalankan tatanan normal baru dengan mendisiplinkan diri dengan baik dan dapat menjalani hidup dengan kehati-hatian agar bebas dari COVID-19 sambil menunggu vaksin yang sedang diupayakan para ahli dari beberapa negara.
“Semoga upaya yangj dilakukan pemerintah dapat berjalan dengan baik dengan disiplin dan ketahanan nasional yang semakin membaik,”ucap Rohani Bakara. (MR/JB Rumapea).
