Pemkab Samosir Sosialisasi Pengukuran Tanah di Onan Runggu
METRORAKYAT.COM, SAMOSIR (Onan Runggu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, melakukan Sosialisasi pengukuran tanah di halaman Kantor Camat Onan Runggu dalam rangka pelebaran jalan Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM di mewakili Asaisten I, Drs Mangihut Sinaga MM menjelaskan bahwa sosialisasi pengukuran tanah dalam pelebaran jalan di desa Onan Runggu Kec Onan Runggu Kab Samosir.
Turut hadir, Kepala Desa Onan Runggu Juni F Harianja, Camat Junita Sinaga, wakili Balai Pekerjaan Jalan Nasionan Provsu Perwakilan Kemanterian PUPR Pusat Sahala Rumapea ST. Perakpp, Ihut Sasar Simbolon. Kadinkes dr. Nimpan Karo Karo. Kadis – PUPR Pantas Samosir, perangkat desa Badan Perwakilan Desa (BPD).Polsek Onanrunggu dan sejumlah tim medis dari Puskes Onanrunggu, Kapus Onanrunggu dr. Paulina Gultom serta Bank Mandiri Cabang Pangururan.
Perwakilan Kementerian PUPR Sahala Rumapea ST menerangkan, bahwa pembangunan di Samosir menjadi skala prioritas oleh Presiden Joko Widodo, yang sangat peduli terhadap pembangunan serta pengembangan objek wisata terutama Danau Toba.
“Ini patut kita apresiasi atas kepedulian Presiden RI. Untuk itu mari kita berikan lahan sebagai pelebaran jalan dengan gabti rugi sehingga pembangunan berjalan dengan baik”, tukasnya.
Harapan saya (Sahala- red) masyarakat mau menerima pembangunan namun harus melalui mekanisme. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan baik itu dalam keluarga mau pun pemerintah.
Sementara Bupati Samosur melalui Asisten I, Mangihut Sinaga, siap menerima usulan pengajuan apabila terjadi sengketa tanah. “Namun untuk persoalan ukuran tanah dan harga disesuaikan dengan NJOP yang sudah di sepakati,” tegas Sinaga.
Sedangkan Kepala Desa Onan Runggu Juni F Harianja mengatakan hanya mempasilitasi dan mengundang warga yang tanahnya kena pelebaran jalan. Di singgung soal harga dan pengukur tanah itu sudah di tetapkan oleh Provinsi dan Pemkab Samosir.
Kadinkes dr. Nimpan Karo Karo menghimbau agar warga tetap pakai masker, cuci tangan, istirahat dan minum air hangat secukupnya, pelihara bersih hidup sehat (PBHS), jaga jarak aman, jangan makan daging kurang masak, tutupnya. (MR/JB Rumapea).

