BKPRMI Kritik Wabup Batubara Absen, Pemuda : Mereka Lupa Rumah nya
METRORAKYAT.COM, BATUBARA – Soal Covid-19, Tokoh Pemuda Batu bara menganggap pentingnya setiap elemen masyarakat bisa menjadi mitra pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dan melakukan upaya pencegahan, Senin (06/04/2020) pagi
Lewat keterangan tertulisnya pada awak media, Muhammad Arifin Efendi mengatakan, di Kabupaten Batu bara, Pemkab telah menyediakan dana sebanyak 15,5 M untuk dipergunakan dalam menangani virus pandemi covid-19 itu.
“Untuk itu kita dari masyarakat, dan OKP dan OKI, Ormas, Lsm hendaknya bisa menjadi mitra pemerintah, dalam artian turut mengingatkan dan memberikan gagasan terhadap virus pandemi satu ini, ” kata Arifin, Tokoh Pemuda Batu bara (06/05)
Tokoh Pemuda yang berasal dari Kuala Indah Sei suka itu mengajak, bahwa saat ini pemerintah Batu bara tak bisa bekerja dengan sendirinya, namun butuh dukungan dari semua pihak.
“Oleh karena nya, Kita seharusnya memakai kacamata objektif dalam menilai pemerintah kabupaten, untuk hal yang benar katakan benar, dan begtu sebaliknya, jangan terfokus untuk menyalahkan satu pihak, ” tambahnya.
Saat di tanya penilaian nya tentang kritikan yang di lontarkan pada wakil Bupati Batu bara, Arif menilai itu sah saja, karena kritik itu seni kehidupan dan diperbolehkan secara hukum.
“Cuman ada kritik yang membangun, dan ada yang sekedar liar tak karuan, ya, memang adalah kritik hal yang tak perlu di kritik, itu namanya sensasional, ” pungkas Arif.
Ia juga merasa kecewa, dengan Badan Komunikasi Pemuda Dan Remaja Masjid (BKPRMI) Kabupaten Batu bara, Menurutnya boleh saja mereka ajukan kritik, namun jangan sampai lupa rumah nya.
“Dan sampai saat ini, BKPRMI apakah telah melakukan aksi bersihkan Mesjid di Batu bara, soal covid-19 ini?, saya kecewa jika bisa menilai, namun lamban berbuat, bahkan sampai terkesan lupa akan rumahnya,”tuturnya.
Ia menjelaskan, seharusnya Organisasi BKPRMI itu bisa menjadi tauladan dan pengayom anak muda, dan merangkulnya.
“Dan dengan itu kita bisa sama sama bergerak untuk Batu bara ini, ” ujarnya.
Ia berharap agar BKPRMI juga bisa menilai segala hal itu dengan obyektif, dan berdasarkan data di lapangan.
“Mereka nilai kan wakil bupati itu absen, tapi itu data dari mana? Survey kah?, karena setahu saya belum lama ini ada juga aksi penyemprotan disinfektan di Caffe-caffe dan Mesjid-mesjid oleh Wakil bupati dan anggota nya, “tandasnya.
Sebelumya, Dilansir dari Garis62.com, Ketua BKPRMI Kabupaten Batu Bara Ahmad Setia Bakti menyayangkan sikap Wakil Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima SE yang seolah tidak perduli dengan masalah ini, “wabup bersikap dewasalah jangan kayak anak-anak, kesampingkan ego dan saling membahu bersama Bupati untuk penanganan Covid-19 ini,”ujar Setia Bakti.(MR/AR)
