Usul Mahasiswa Beli Sanitizer Pakai Dana SPI, Rektor Tegaskan Unimal Masih Satker
METRORAKYAT.COM, LHOKSEUMAWE – Rektor Universitas Malikussaleh merespon soal usulan mahasiswa terkait pembelian sanitizer dengan dana sumbangan pengembangan institusi (SPI), Sabtu (21/03/2020).
Menurut rektor, Unimal sendiri sedang produksi Hand Sanitizer sendiri
“Kita sedang memproses pembuatan hand sanitizer produksi unimal, ” Kata Dr. Ir. H.Herman Fitrah, M.T., IPM, ASEAN.Eng , melalui pesan aplikasi whatsapp, Sabtu (21/03) sekira pukul 15.10 Wib
Lanjut nya, Pembuatan itu belum semua dilaksanakan karena saat ini kondisi kampus belum bisa berkegiatan dikelas.
“Dan kampus masih off, jadi belum ada kegiatan dikelas, ” pungkas nya.
Saat ditanyai oleh awak media pembelian Hand Satizer dengan menggunakan dana SPI Kampus, rektor menjelaskan banyak proses nya.
“Unimal masih satker, harus diusulkan ke kementerian, “tandas Rektor Universitas Malikussaleh.
Dilansir dari nanggroe.net, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh (Unimal) Muhammad Adam mengusulkan Dana SPI atau Sumbangan Pengembangan Institusi dapat digunakan untuk membeli Hand Sanitizer
Usulan tersebut sebagai langkah nyata pencegahan penyebaran virus corona, satuan pendidikan (sekolah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan lain) yang perlu memastikan ketersediaan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai termasuk Han Sanitizer. (MR/Red)

