Impor Sumut Januari Turun 14,50 Persen
METRORAKYAT.COM, MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Januari US$391,34 juta naik 2,42% di banding Desember 2019 sebesar US$382,11 juta. Jika dilihat pada bulan sama tahun debelumnya turun 14,50%. Impor Sumut Januari 2020 bahan baku penolong terbesar 75,45% dengan nilai US$295,25 juta, barang modal 17,21 % (US$67,36 juta), barang konsumsi 7,34% (US$28,73 juta), jelas Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi di Medan, Senin (9/3/20), Desember barang modal naik 9,87%, bahan baku 13,60%, konsumsi 52,83%.
“Januari 2020 impor terbesar naik mesin pesawat mekanik US$12,51 juta (19,78%), bahan bakar mineral US$8,37 juta (-15,73%)”. Impor Tiongkok US$132,40 juta (33,83%) dari total impor Sumut, Singapura US$48,44 juta (12,38%), Malaysia US$33,08 juta (8,45%). “Sedangkan negara tujuan utama US$391,34 Januari 2020, US$168,17 juta (43,23%) dari Asia luar ASEAN, US$100,46 juta (25,67%) dari ASEAN sisanya dari kawasan lain”, papar Syech.
Namun demikian perdagangan yang surplus sebagi mitra utama Januari 2020 senilai US$61,62 juta Amerika Serikat, India US$35,87 juta, Pakistan US$31,03 juta, Bangladesh US$28,19 juta, dan Kamboja US$23,82 juta. “Negara Tiongkok defisit US$68,28 juta, Singapura US$41,57 juta, Argentina US$20,92 juta, Malaysia 19,26 juta, Brazil US$14,06 juta,” sebut dia menutup. (MR/JB Rumapea).
