ADVERTORIAL

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan ke Daerah Terpencil melalui “Rumah Sakit Berjalan”

ADVERTORIAL

MEDAN – Peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) di bawah kepemimpinan Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur (Wagub) Musa Rajekshah. Tidak hanya untuk masyarakat di perkotaan, tetapi juga masyarakat di perdesaan dan daerah terpencil.

Foto : GGubernur Provinsi Sumatera Edy Rahmayadi Saat Menerima Kehadiran Anak-Anak yang membutuhan bantuan kesehatan

Untuk itu, 19 Juli 2019, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meresmikan Program Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut, di halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Kota Medan. Sekaligus meluncurkan “Rumah Sakit Berjalan” untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Foto : Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Musa Rajekshah saat memimpin rapat tentang peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit se provinsi Sumatera Utara besama Dinas Kesehatan

Rumah Sakit Berjalan “Accuplast Cleft Mobile Operation” merupakan bus yang dilengkapi berbagai peralatan medis yang memungkinkan untuk dilakukan tindakan medis seperti operasi bedah. Rencananya Rumah Sakit Berjalan yang didukung penuh oleh RSU Haji Medan ini akan berkeliling ke 33 kabupaten/kota untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Rumah Sakit Berjalan yang diprioritaskan untuk daerah terpencil ini mampu melayani berbagai macam penyakit, di antaranya penyakit dalam, khitanan massal, patologi anatomi, stunting, hernia, bibir sumbing, gangguan pendengaran, penyakit gigi dan mulut, hingga pemberian obat dan konseling.

Program Bakti Kesehatan Sumut Bermartabat ini merupakan implementasi dari pembangunan kesehatan yang menjadi prioritas Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah. “Salah satu prioritas saya adalah kesehatan, ini adalah bentuk implementasinya. Saya keliling melihat warga saya, masih banyak yang kesulitan mendapatkan kesejahteraan dalam kesehatan. Omong kosong kita bisa membangun Sumut bila kita tidak berikan kesehatan yang baik. Inilah solusinya, saya menginginkan kendaraan kesehatan yang mobile (bergerak), kita akan lakukan bertahap, selama saya menjabat harus ada minimal lima kendaraan yang bersiaga untuk melayani masyarakat,” ucap Gubernur.

Gubernur berharap, Rumah Sakit Berjalan tidak hanya melakukan tindakan medis atau mengobati penyakit. Tetapi juga harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat dan menjaga kesehatan. “Karena menjaga kesehatan itu lebih baik dari pada mengobati,” ujarnya.

Edy Rahmayadi juga berharap, program Bakti Kesehatan Sumut Bermartabat ini terealisasi dengan baik dan menjangkau seluruh daerah kabupaten/kota yang ada di Sumut. Edy pun mengajak para dokter dan pihak terkait lainnya untuk sama-sama mewujudkan pembangunan kesehatan masyarakat.

“Mari kita bangun, kesehatan adalah hak masyarakat, berikan masukan saya, apa yang harus saya lakukan, sehingga anak anak kita sejahtera sehingga mereka bisa banyak berbuat untuk bangsa membangun Sumatera Utara,” ujar Edy.

Dukung Penurunan Tingkat Kematian Ibu dan Bayi

Dalam program peningkatan kesehatan yang bermartabat, Pemprov Sumut juga mengapresiasi dan mendukung Program USAID Jalin di Sumut, yang bertujuan menurunkan tingkat kematian ibu dan bayi baru lahir.  Apalagi, penurunan tingkat kematian ibu dan bayi menjadi salah satu fokus Pemprov Sumut untuk mewujudkan Sumut yang bermartabat, khususnya dalam bidang kesehatan.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah ketika menerima audiensi Manager Program USAID Jalin Sumut Harry Masyrafah bersama tim USAID-Jalin, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, Selasa (15/10).

“Ini tentu saja sebuah kerja besar, yang membutuhkan keterlibatan multi-pihak, lintas sektor, berbagai OPD. Kita ucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian USAID-Jalin, namun bagaimanapun ini adalah tanggung jawab utama kita sebagai pemerintah,” ujar Musa Rajekshah.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub didampingi Sekdaprov Sumut Sabrina,  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumut Nurlela, dan sejumlah perwakilan OPD terkait. Sedangkan dari tim USAID Jalin hadir Nasril A Lubis, Zul Fadhli, dan Toga Nainggolan.

Menurut Musa Rajekshah, program kesehatan untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) perlu terus digalakkan, terutama di daerah-daerah terpencil. Untuk itu, kerja sama dan dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan, termasuk pemerintah kabupaten/kota dan berbagai pihak terkait lainnya.

“Semua sektor harus bergerak. Kita berterima kasih ada teman-teman USAID yang turut memperhatikan ini, akan tetapi pada akhirnya kita yang bertanggung jawab melakukan ini. Artinya, sekalipun nanti program USAID-Jalin sudah berakhir, kegiatan dan terobosan untuk menurunkan AKI dan AKB jangan berhenti. Harus terus berkelanjutan,” katanya.

Wagub juga meminta semua OPD terkait terlibat langsung dalam kampanye membangun kesadaran publik akan pentingnya kesehatan ibu dan anak. “Saya meminta keseriusan kita semua, dan dalam beberapa bulan ke depan harus sudah ada laporan tentang progres yang kita capai,” katanya.

Tolok ukur paling jelas, sambung Wagubsu  tentu terlihat dari data penurunan AKI dan AKB dari tahun ke tahun. “Data itu sendiri harus valid, yang bersumber pada pelaporan yang baik dari tiap daerah, sehingga kita memiliki gambaran persoalan yang jelas,” katanya.

Sebelumnya, Manager Program USAID Jalin Sumut Harry Masyrafah menyampaikan ada tiga solusi lokal yang telah dijalankan dalam setahun terakhir, masing-masing program persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) yang difokuskan di Langkat, pembukaan akses pendanaan ke Bidan Praktik Mandiri (BPM) yang difokuskan di Deliserdang, dan kampanye kesehatan ibu dan anak (KIA) di seluruh Sumut. “Melalui tiga program ini kita harapkan ada penurunan AKI dan AKB di Sumut,” ungkapnya.

Imbau Bupati/Walikota Prioritaskan Program Kependudukan

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) mengimbau seluruh bupati/walikota untuk menjadikan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga sebagai salah satu program prioritas dalam pembangunan di daerah masing-masing. Karena keluarga yang berkualitas menjadi ujung tombak untuk mewujudkan penduduk yang berkualitas.

Hal itu disampaikan Wagub Musa Rajekshah ketika menghadiri acara Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KB-Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 di Lapangan Merdeka Binjai, Kamis (25/7). “Sinergitas dan koordinasi program yang kokoh dan kuat, serta melibatkan kontribusi semua pihak yang terlibat sangat diperlukan untuk mengentaskan kemiskinan, demi menciptakan masyarakat yang berkualitas dan bermartabat serta pembangunan bangsa yang optimal,” ujarnya.

Wagub mengatakan, keberhasilan suatu bangsa ditentukan oleh nilai keberhasilan pembangunan  manusia di dalam suatu negara. Tolak ukur kesuksesan suatu bangsa dihitung dari kualitas sumber daya manusia yang berkompeten dan berdaya saing tinggi, yang dibentuk dan ditempah melalui keluarga-keluarga Indonesia.

“Karena itu, Sumut sebagai salah satu provinsi besar di Indonesia, harus berkontribusi dalam menghadapi permasalahan kependudukan saat ini dengan menjadi penggerak suksesnya program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Indonesia,” ujar Musa Rajekshah.

Pada kesempatan itu, Wagub juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segerap jajaran TNI, atas dukungan dan kerja samanya untuk mensukseskan pelaksanaan program kepedudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKPBK) di Provinsi Sumut.

“Komitmen dari jajaran TNI yang sangat kuat dan selalu siap berjalan bersama dengan Pemprov Sumut dan Pemerintah Kabupaten/Kota guna menyukseskan program-program yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang, termasuk bidang kesehatan dan keluarga berencana. Untuk itu kita apresiasi bersama,” ungkap Musa Rajekshah.

Dengan adanya kegiatan Pencanangan Bhakti Sosial TNI-KB-Kesehatan Provinsi Sumatera Utara ini, Musa Rajekshah juga berharap, seluruh program KKBPK dan sasaran kesehatan tahun 2019 dapat tercapai. Sehingga akan mempercepat pencapaian sasaran RPJMN 2015-2019 guna mewujudkan kondisi penduduk yang tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas.

Kasdam I/ Bukit Barisan Hassanuddin mengatakan TNI berkomitmen bekerja sama dengan BKKBN untuk mensukseskan Program KKBPK, karena ini berhubungan dengan kekuatan bangsa. Juga meminta jajarannya dan unit pelayanan kesehatan masyarakat untuk bekerja sungguh-sungguh agar program pembangunan Sumut ini berjalan dengan baik.

“TNI dan Forkopimda sudah berkomitmen bekerja sama dengan BKKBN untuk mensukseskan program KKBPK. Laju pertumbuhan penduduk perlu dikendalikan untuk menyelaraskan dengan pembangunan sehingga bangsa kita semakin kuat. Ini akan sulit terwujud bila kita semua tidak sungguh-sungguh melakukannya,” kata Hassanuddin.

Acara yang banyak menyita perhatian masyarakat tersebut ditutup dengan Tarian Bukit Barisan yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat.  Tamu undangan seperti Persit, Bhayangkari, TNI, Polri dan masyarakat setempat ikut menari bersama.

Gelar Bakti Sosial Kesehatan PKK

Menyambut dan menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dinas Kesehatan Provinsi menggelar Gebyar Bakti Sosial Kesehatan PKK KB dan Pendidikan, di Kampung KB, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung Kota Medan, Kamis (15/8).

Gebyar Bakti Sosial Kesehatan dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Sumut Nawal  Edy Rahmayadi di Aula Kantor Lurah Bantan. Hadir di antaranya Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Ketua TP PKK Medan Rita Maharani, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit Hasibuan selaku Ketua Panitia, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sumut Hidayati, OPD Pemko Medan, Camat Medan Tembung Ahmad Barli, Lurah Bantan Ahmad Huzal, dan masyarakat Medan Tembung.

Dalam sambutannya, Nawal menyampaikan harapan agar bakti sosial kesehatan yang terlaksana hari ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarga. Karena, tanpa masyarakat yang sehat, sulit untuk mewujudkan pembangunan dan kemajuan Sumut.

“Pembangunan itu dimulai dengan membentuk keluarga yang berkualitas. Berkualitas pendidikannya, sehat jasmani dan rohaninya, dan sejahtera ekonominya. Semoga rangkaian yang kita gelar ini, bisa memberikan kesadaran melalui edukasi dan sosialisasi dari layanan yang tersedia hari ini,” ucapnya.

Adapun tujuan lainnya dari acara ini, kata Nawal, ialah untuk menstimulasi dan menginspirasi jajaran OPD dan Pemerintahan di Sumut untuk mengkreasikan kegiatan nyata di masyarakat dan mampu merefleksikan tema dari Peringatan HUT ke-74 RI “Menuju Indonesia Unggul” sesuai bidang masing-masing.

“Semoga rangkaian acara yang terlaksana bisa berjalan lancar dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Medan Tembung. Kemudian, acara ini memberi inspirasi bagi banyak orang dan bisa terselenggara berkelanjutan,” harap Nawal.

Usai membuka, Nawal meninjau pelaksanaan layanan yang terselenggara pada Gebyar Bakti Sosial Kesehatan PKK. Sembari meninjau, dirinya pun beramah-tamah dengan para petugas dan masyarakat. Sesekali, Nawal memberikan imbauan dan penegasan terkait pentingnya menjaga kesehatan. Salah satunya, masalah TBC yang saat ini banyak diderita masyarakat Sumut.

“Tolong bagi warga yang mengidap TBC, melakukan pemeriksaan dan pengobatan secara teratur. Tidak boleh berhenti satu hari pun, karena akan memperlambat dan memperpanjang proses penyembuhan,” tegasnya.

Melalui program Bakti Kesehatan Bermartabat Sumut dan “Rumah Sakit Berjalan”, serta berbagai program lainnya, diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas hingga ke daerah terpencil. Sehingga tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat semakin membaik, serta Sumut bermartabat di bidang kesehatan segera terwujud. (Metrorakyat.com)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com