DAERAH

Terkait Masalah Bangkai Babi, Asisten II Bersama Dinas LH Sergai Turun Monitoring Sungai Bedagai

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Terkait masalah banyaknya bangkai babi yang mengapung khususnya di Sungai Bedagai, beberapa OPD Pemkab Serdang Bedagai (Sergai) langsung membentuk Tim dan turun ke Kecamatan Tanjung Beringin untuk memonitoring Sungai Bedagai guna meninjau semua sungai yang adanya bangkai babi mengapung disetiap bibir sungai.

Sebelum melakukan monitoring Sungai Bedagai, Asisten Ekbangsos Pemkab Sergai Ir.H.Kaharuddin dan Kadis Lingkungan Hidup Sergai bersama rombongan melakukan makan ikan bersama di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dusun I Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Sergai, Senin (18/11/2019) siang.

Hal ini sebut Asisten Ekbangsos Pemkab Sergai Ir.H.Kaharuddin, adalah sebagai bentuk melihatkan kepada masyarakat bahwa memakan ikan tidak ada masalah. Kaharuddin juga menghimbau kepada masyarakat, jika mengkonsumsi ikan masih aman, karena penularan virus kolera babi tidak bisa terjadi pada manusia atau kepada hewan beda jenis. “Untuk itu tak perlu mengurangi selera dalam mengkonsumsi ikan, karena nutrisi dan gizi yang bersumber dari ikan masih sangat diperlukan,” kata Asisten II Pemkab Sergai.

Sebelumnya, Kadis Lingkungan Hidup Sergai H.Panisean Tambunan, S.Sos kepada metrorakyat.com mengatakan, sesuai hasil dari rapat tanggal 16 Nopember lalu di BPBD Provinsi Sumut tentang mengantisipasi / pencegahan untuk menindak lanjuti penanganan tentang banyaknya bangkai babi yang hanyut di sungai.

“Saat ini kami para Dinas terkait di Sergai sudah membentuk Tim dan membagi tugas untuk menindak lanjuti hasil rapat di BPBD Provinsi Sumut guna menyisiri setiap sungai di Kecamatan Tanjung Beringin yang terkena bangkai babi maupun tidak terkena bangkai babi,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Panisean Tambunan, karena sudah menyebarnya isu-isu jangan makan ikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga kurangnya minat masyarakat khususnya di Kecamatan Tanjung Beringin untuk membeli dan mengkonsumsi ikan yang salah satu kebutuhan pokok masyarakat.

Jadi dihimbau kepada masyarakat bahwa makan ikan itu tidak ada masalah. Maka itu masyarakat jangan terpengaruh oleh isu-isu ‘jangan memakan ikan’, sebenarnya makan ikan itu tidak ada masalah karena virus babi itu tidak sampai pada spesies ikan.

“Dalam monitoring Sungai Bedagai ini, kami langsung meninjau, mengamankan dan mengubur bangkai babi yang ada ditemukan disetiap bibir sungai,” pungkas Paniaean Tambunan.

Usai monitoring Sungai Bedagai, Kabid UPT.IB Dinas Ketapang Provinsi Sumut drh.Yusnararya Panjaitan, MMA, dan Paravetindo Sumut sebagai perwakilan Inseminator Sumut mengatakan, turun ke Tanjung Beringin makan ikan bersama ini bertujuan supaya masyarakat jangan takut makan ikan. Dan turunnya harga ikan dikarenakan pengaruh dari bangkai babi yang hanyut di sungai, maka dari itu kami memberikan pencerahan supaya masyarakat jangan ragu untuk memakan ikan.

Turut hadir bersama rombongan Asisten Ekbangsos Pemkab Sergai, Kadis Lingkungan Hidup H.Panisean Tambunan, S.Sos, Kadis Ketapang Sergai Aliuddin, Kadis Kominfo Sergai Drs.H.Akmal, M.Si, Kadis Perikanan dan Kelautan Sergai Sri Wahyuni Pancasilawati, SP, M.Si, Lantamal Tanjung Beringin Choirul.A, Kabid UPT.IB Dinas Ketapang Provsu drh.Yusnararya Panjaitan, MMA yang didampingi Paravetindo Sumut dan Sekcam Tanjung Beringin Barrin, SE, Kasi Kesra Tanjung Beringin serta Kasi Trantib M.Hutapea beserta staf.(MR/AZMI).

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com