DAERAH

Sat-Pol PP Kota Medan di Duga Tebang Pilih Dalam Penertiban Pedagang Kaki Lima

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Hal ini terjadi di saat puluhan petugas Sat-Pol PP Kota Medan di bantu dengan petugas Dinas Perhubungan, petugas Kecamatan Medan Sunggal dan Petugas Kel. Cinta Damai, melakukan penggusuran para pedagang kaki lima yang berjualan di seputaran pinggir Jalan Kelambir Lima, Rabu (12/6/2019).

Penggusuran ini di pimpin oleh Petugas Sat-Pol PP Kota Medan, Doni Damanik dan Tamba. Sebelum melakukan penggusuran diadakan apel tepatnya di halaman Pasar Kp. Lalang Jalan Kelambir Lima. Usai melaksanakan apel seluruh Petugas Sat-Pol PP mulai beraksi melakukan penggusuran melibatkan satu alat berat (beko). 

Seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan dan yang berjualan di atas parit tanpa terkecuali di gusur secara paksa. Baik yang berjualan di Jalan Kelambir Lima maupun di Jalan Pendidikan. Namun anehnya terdapat beberapa kios pedagang kaki Lima yang berjualan tepat di atas parit Jalan Mesjid tidak dilakukan penggusuran. 

Sehingga sampai saat ini para pedagang tersebut masih melakukan aktifitasnya seperti biasa. Hal ini menjadi pertanyaan masyarakat kenapa kios tersebut tidak dapat di gusur. 

Timbul dugaan Tebang Pilih dalam pelaksanaan penggusuran teraebut. Saat di konfirmasi salah seorang yang bekompeten dalam pelaksanaan penggusuran tersebut bermarga Tamba,  mengatakan penggusuran akan dilanjutkan esok hari. “Kita akan lanjutkan esok hari,  kita bongkar kios tersebut besok,” jelas Tamba.

Terpisah, saat di jumpai awak media para pedagang tersebut mengatakan mengapa kios yang ada di atas parit Jalan Mesjid Kel. Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia tidak di bongkar jadi kenapa kios kami di Jalan Pendidikan di bongkar habis oleh Petugas Sat-Pol PP. ini tak adil. (MR/Rahmad).

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com