POLITIK

Renville P Napitupulu,ST : Menjadi Anggota DPRD Kota Medan Ingin Berbuat Untuk Masyarakat

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Senang melihat perubahan menjadi lebih baik dan dapat menjadi penerus aspirasi masyarakat menjadi keinginan pria yang bertubuh atletis dan suka berkacamata ini.Apalagi selama ini dirinya masih banyak melihat ketidakberesan disana dan sini sehingga perlu dilakukan perbaikan sehingga Kota Medan dapat menjadi kota yang maju dan menjadi contoh bagi kota-kota lainnya.

Demikian di utarakan oleh Renville Pandapotan Napitupulu, ST, anggota DPRD Kota Medan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) periode 2019 – 2024 dari daerah pemilihan Satu (1) Kota Medan ini.

Pria yang memiliki latar belakang teknik ini, mengaku masih mempelajari terlebih dahulu tata tertib (tatib) anggota DPRD Kota Medan, sebab, seperti yang diketahui olehnya bahwa ada tiga fungsi DPRD yakni, fungsi Legislasi, fungsi Anggaran, dan fungsi Pengawasan.

“Nah, saya ingin agar fungsi pengawasan anggota DPRD itu lebih di tingkatkan terhadap semua kebijakan pemko Medan termasuk juga dalam pembuatan peraturan sebelum disah kan dan diserahkan kepada Walikota Medan. Kenapa setelah disahkan dan di Paripurnakan, ternyata ada masalah, itu karena fungsi pengawasan di DPRD itu selama ini terkesan lemah, inilah yang harus dirubah, dan atas dasar itulah saya maju dan duduk menjadi anggota DPRD,”terang legislatif dari Dapil Satu (1) meliputi, Kecamatan Medan Helvetia, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Barat ini. Jumat (20/9).

Menurut Renville, seorang anggota DPRD itu harus memiliki daya saing dan pengalaman agar ada perubahan.

Terkait Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Medan dari fraksi Gabungan PSI,Hanura dan PPP, Renville Napitupulu mengaku sudah melakukan rapat fraksi dan disepakati ada pergantian ketua fraksi dengan waktu yang mereka sudah sepakati bersama, dan untuk saat ini telah disepakati ketua Fraksi adalah dari partai solidaritas Indonesia (PSI), yakni Erwin Siahaan, SH.

“Yang paling digaris bawahi di fraksi gabungan PSI,Hanura dan PPP adalah, kami tidak ada yang namanya anggota, tapi kami semua adalah pengurus fraksi Gabungan. Karena kami semua adalah wakil rakyat dari latar belakang partai yang berbeda dan memiliki kemampuan dan pengalaman yang berbeda-beda pula,” ucap Renville Napitupulu kepada awak media diruangannya. (MR/red)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com