Polda Sumut Tangkap Tangan Pegawai Dinas Perizinan Pemko Padang Sidempuan

METRORAKYAT.COM | PADANG SIDEMPUAN – Team saber pungli Polda Sumut kembali melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu pemko Padang Sidempuan jalan HT Rizal nurdin KM 7 Pal IV Pujorkoling kecamatan Padang Sidempuan Tenggara. Selasa, (10/4/2018) jam 16:00 sampai dengan 17:30 WIB.

Dirkrimsus Polda Sumut yang mendapat informasi dari masyarakat tentang adanaya tindak pidana korupsi langsung memerintahkan
Kasubdit Tipikor Polda Sumut AKBP Doni satria Sembiring,SH,S.ik,M.Si berserta personil subdit Tipikor ditkrimsus untuk melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat itu.

Setelah melakukan penyelidikan yang mendalam barulah ahirnya pada tanggal (10/4) jam 14:04 WIB Subdit Tipikor beserta anggotanya telah melakukan penangkapan terhadap seorang wanita pemberi gratifikasi yang bernama Berlian Lubis yang berprofesi sebagai Direktris CV Tapian nauli.

Dan setelah ditangkap dan dikembangkan serta di gali kasusnya didapatlah orang-orang yang diduga ikut menerima dan menikmati gratifikasi adalah Armen Parlindungan(36) yang menjabat kabid pelayanan dinas perizinan pemko Padang Sidempuan .

Pada saat dilakukan OTT dilaci Armen didapat uang tunai sebesar 15 juta rupiah yang diduga adalah uang hasil pemerasan yang dilakukan oleh Armen kepada Berlian Lubis dalam kepengurusan ijin pendirian usaha CV Tapian Nauli yang mana dokumen telah diserahkan namun pelaku meminta uang sebesar 53 juata yang telah dicicil sebesar 15 juta yang diserahkan pada tanggal 10 April 2018.

Kemudian uang sisa 38 juta akan dijanjikan untuk diserahkan seminggu setelah perizinan selesai.

Dalam OTT ini petugas menyita uang sebesar 15 Juta rupiah dan fokumen yang berkaitan dengan perizinan , 2 HP dan 1 lembar kwitansi penyerahan uang.

Polda Sumut juga telah memeriksa saksi-saksi pegawai dinas perizinan atas nama Suhemi Rangkuti (37) yang menjabat sebagai kabid Perizinan dan M.Zain Lubis (46) seorang staf dinas pelayanan dan Johanes Gultom (43) kasi penanaman modal.

Usai melakukan OTT team juga memberi garis polisi diruang kerja terduga tersangka dan diruang kepala dinas perizinan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombespol Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi metrorakyat.com membenarkan kejadian ini dan saat ini Rabu,(11/4/2018),  Polda Sumut telah melakukan gelar perkara dengan Wassidik untuk menentukan status perkara apakah layak naik ke sidik atau tidak pungkas Kabid Humas.

AKBP Doni satria Sembiring yang diwawancarai via telephone mengatakan bahwa Polda Sumut dalam hal ini Subdit Tipikor akan gencar-gencarnya melakukan OTT di seluruh wilayah hukum Polda Sumut “Kami akan tangkap dan bongkar kasus-kasus korupsi yang ada. Kami menghimbau agar kita jangan sampai terlibat dalam tindak pidana korupsi dan memberikan atau menerima gratifikasi pada pejabat penyelenggara negara,” kata perwira yang pernah menjabat sebagai Kabagops Polrestabes Medan ini.(MR/Suriyanto).