DAERAH

Perpustakaan Nasional RI Prioritaskan Raja Ampat Dalam Pengembangan Program Literasi

METRORAKYAT.COM, WAISAI -Semangat Revolusi mental terus digaungkan dalam berbagai kebijakan dan program strategis. Salah satu implementasinya yakni membangun kesadaran public tentang pentingnya aktivitas literasi atau minat baca masyarakat agar terwujudnya keadapan public dan sumber daya manusia yang unggul pula.

Dalam rangka itu, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia giat menyelenggarakan sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca di seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia. Dan Salah satu daerah prioritasnya adalah Kabupaten Raja Ampat di Provinsi Papua Barat.

“ Raja Ampat merupakan icon wisata dunia maka perlu SDM yang unggul, karena itu ke depan Raja Ampat jadi prioritas dalam pengembangan literasi,” kata Nani Suryani, Kepala Bidang Pengkajian dan Pemasaran Minat baca, PerPusNas RI.

Selain Sosialisasi, Nani juga mengakui bahwa Perpustakaan Nasional RI akan meluncurkan Dana Alokasi Khusus ( DAK) dalam mengembangkan minat baca dan membangun rumah baca dan perpustakaan daerah dan kampung.

Membaca harus menjadi sebuah rutinitas dan kebutuhan bahkan satu budaya yang selalu ditanamkan dalam diri semua masyarakat khususnya generasi muda Raja Ampat. Dan untuk menumbuhkan semangat ini diperlu peran dan kontribusi nyata semua elemen masyarakat.

“ Pembudayaan kegemaran membaca ini, harus dimulai dari keluarga, selanjutnya peran Guru atau Sekolah dan jalur masyarakat dalam menggerakan semua komponen anak Bangsa menggunakan fasilitas umum, perpustakaan untuk membaca guna meningkatkan SDM,” ujar Nani.

Ia berharap agar Dinas Perpustakaan Daerah terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sehingga kehadiran rumah baca dan perpustakaan memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar.

“ Perpustakaan bukan tempat menyimpan dan mengumpulkan buku, tapi juga harus menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas yang ada,” harap Nani.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel P. Urbinas, S. Pi. M.Si menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Perpustakaan Nasional RI dalam membangun SDM.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Perpustakaan Nasional RI dan Dinas Perpustakaan Daerah yang telah menyelenggarakan sosialisasi ini, sebagai upaya bersama mendorong dan menumbuhkan minat baca pada anak-anak kita,” terang Urbinas.

Selain itu, di hadapan peserta sosialisasi Ia mendorong peran keluarga (orangtua) dalam mengembangkan minat baca pada anak-anak.

Dijelaskannya, peran keluarga menjadi sangat penting. Kedua orangtualah yang pertama-tama harus menumbuhkan kegemaran membaca pada anak-anak sejak usia balita. kita bisa memulainya dari menyediakan buku-buku anak-anak di rumah kita. tetapi yang jauh lebih penting dari menyediakan bahan-bahan tersebut adalah bagaimana kita dapat memanfaatkannya bersama-sama dengan anak-anak kita. artinya, orangtua tidak sekadar membelikan buku dan peralatan lainnya, tetapi bagaimana mereka sendiri harus memberikan contoh kepada anak-anak dalam hal membaca. anak-anak yang terbiasa melihat orangtuanya atau orang dewasa di sekitar mereka membaca buku akan tertarik menirunya.

Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran membaca di Raja Ampat berlangsung di Aula Bappeda Raja Ampat, Rabu 11/09/19 dihadiri Asisten Administrasi Umum SETDA Raja Ampat, Pimpinan OPD, Para Guru, Pembina, Pendamping, Pegiat Literasi, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat. Sosialisasi ini dirangkai dalam metode Penyajian materi oleh narasumber dari Perpustakaan Nasional RI, Diskusi dan tanya jawab.”(mr/Jefri)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com