BERITA UTAMA PERISTIWA

Pelayanan BPJS Tak Memuaskan, Kemacetan Lalu Lintas, Sampah Menumpuk, Ini Yang Timbul Di Reses Ihwan Ritonga

MetroRakyat.com  |  MEDAN — Bagi pengguna kartu BPJS dari kalangan yang kurang mampu, mungkin cukup merasa puas, dengan tidur dirawatan kelas 3, dengan resep obat generik, yang penting penyakitnya terobati dan biaya berobat cukup dengan angsuran premi terendah perbulan. Namun tidak bagi Suheri. Suheri mengatakan bahwa dalam mengurus BPJS alias Badan Penyelenggara Jaminan Sosial selalu mendapat kesulitan, “Salah satu yang bisa menyebabkan peserta BPJS dapat terkena denda adalah ketika kita telat membayar iuran bpjs, bukan hanya denda saja, peserta juga akan terkena sangsi administratif,  ketika kita terlambat membayar iuran bulanan BPJS, kepesertaan juga akan dinonaktifkan atau diblokir, itu artinya si peserta BPJS yang bersangkutan tidak akan bisa berobat menggunakan kartu bpjs keseahtan”, ujar warga kecamatan Medan Amplas ini saat reses Wakil Ketua DPRD Kota Medan, H. Ihwan Ritonga, Sabtu (25/3/2017) di jalan Raya Menteng, No. 285, Medan. Ihwan Ritonga dalam jawabannya mengatakan bahwa peningkatan pelayanan asuransi bernama BPJS tersebut akan diteruskannya kepada pihak terkait, dan Ihwan mengakui masih banyak masyarakat Kota Medan yang komplain dengan asuransi tersebut. “Kita akui pelayanan BPJS belum memuaskan saat ini, dan hal ini sudah berlarut-larut, dan saya akan tegaskan hal ini serta pertanyakan kepada pihak BPJS di wilayah Sumatera Utara untuk mengatasi agar masyarakat tidak dipersulit dalam mengurus BPJS dan berobat dengan mempergunakannya”, ujar fungsionaris organisasi Tunas Indonesia Raya (TIDAR) ini dihadapan dua ratusan masyarakat.

Foto Sumatera Bermartabat.

Foto Sumatera Bermartabat.
Suheri warga kecamatan Medan Amplas saat mempertanyakan persoalan pelayanan BPJS saat reses Ihwan Ritonga dilangsungkan, Sabtu (25/3/2017).

 

Foto Sumatera Bermartabat.
Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 1 Kota Medan Partai Gerindra, Ihwan Ritonga menyampaikan jawabannya atas beberapa pertanyaan warga terkait pelayanan publik yang tidak memuaskan, Sabtu (25/3/2017).

 

Foto Sumatera Bermartabat.

 

Foto Sumatera Bermartabat.

Senada dengan ungkapan pelayanan yang tidak memuaskan, Tangkas warga asal kecamatan Medan Kota ini mengatakan bahwa truk pengangkut sampah juga sering telat dalam mengangkut sampah dari tempat pembuangan sementara yang disediakan disekitar lingkungan. ““Selain itu, bak-bak sampah serta tong sampah pun minim di kawasan lingkungan kami, sehingga membuat sampah bertumpuk dan berserakan sehingga akhirnya menimbulkan bau tidak sedap. Dan, truk yang mengangkut dan pegawai kebersihan pun harus selalu digiatkan, agar sampah itu langsung diangkut dan tidak menunggu waktu berhar-hari. Jika tidak diangkut, bisa menimbulkan penyakit seperti demam berdarah”, ujar Tangkas. Ihwan mengemukakan permasalahan sampah sudah tidak asing lagi, dan ini menjadi atensi baginya, dan segera meneruskannya ke instansi terkait seperti Dinas Kebersihan dan stakeholdernya. 

Pantauan MetroRakyat.com, selain sampah dan pelayanan BPJS yang timbul, kemaceta lalu lintas dikawasan Medan Kota menjadi perhatian khusus pada reses kali ini. Reses yang dilaksanakan selama 2 jam ini berlangsung seru disertai debat serta tanya jawab antara politisi Gerindra ini dengan warga yang berasal daerah pemilihan satu meliputi kecamatan Medan Denai, Amplas, Area, Kota. Ihwan Ritonga saat ditanyakan seputar mengapa unsur SKPD dan institusi lainnya tidak hadir saat reses digelar, Ihwan mengaku sengaja tidak mengundangnya dikarenakan jika diundang maka yang selalu hadir saat reses bukanlah pejabat yang berkompeten melainkan utusannya yakni pegawai. “Kita sengaja tidak mengundang mereka, itu karena jika diundang selalu diwakilkan oleh utusannya saja, dan utusannya pun tidak berhak atau berkompeten dalam menjawab pertanyaan warga. Maka, semua masalah yang timbul di daerah pemilihan saya telah saya data dan catat, dan saya rekam agar mempermudah saya untuk meneruskannya ke sidang Paripurna dan agenda lainnya”, pungkas Ihwan kepada wartawan. (MR04/RED).

Bagikan: