DAERAH

Pasca Penggeledahan Tim Tipikor Poldasu, Sekretariat dan Ruangan Kantor BPKD Siantar Tampak Sepi Tanpa Aktivitas

METRORAKYAT.COM, SIANTAR – Pasca penggeledahan Tim Tipikor Polda Sumatera Utara, Kamis sore (11/7/2019) sekira 17.30 WIB pada Kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Siantar yang beralamat di Jalan Merdeka, kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar, sesuai amatan wartawan pagi ini, Jumat (12/7/2019) sekira pukul 10.00 WIB kantor tersebut tampak sepi.

Ruangan sekretariat tampak terkunci dan bagian dalam kantor tampak diberi garis polisi (police line,red). Tak seorang pun pegawai ada disana. Dan tak ada kegiatan atau aktivitas apapun di kantor tersebut.

Sebagaimana marak diberitakan baik oleh media cetak maupun online, pada Kamis sore (11/7) sampai malam sekitar pukul 22.00 wib tim Tipikor Poldasu melakukan penggeledahan di ruangan lantai 2 gedung BPKD Siantar dalam operasi tangkap tangan (OTT) dalam yang dilakukan terkait pengutipan liar (Pungli) atas pemotongan pemberian uang intensif pemungutan pajak daerah pegawai BPKD Pematangsiantar sebesar 15 persen. Pemungutan 15 persen tersebut dari uang yang diterima pegawai BPKD Triwulan II tahun 2019.

Dari OTT tersebut, tim Personel Unit 4 Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut  berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp186 juta. Selain barang bukti juga diamankan 16 orang yang masih berstatus saksi.

Dimana 3 orang pegawai BPKD masing-masing Tangi M.D Lumban Tobing, sebagai Tenaga Harian Lepas BPKD Siantar, Lidia Ningsih, Staf Bidang Pendapatan 2 BPKD Siantar dan terakhir Erni Zendrato, selaku Bendahara pengeluaran (BPKD Siantar diduga merupakan saksi utama dalam kasus ini. (MR/MBPS)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com