BERITA UTAMA DAERAH

Nurul Yaqin Sitorus Minta DPRD Medan Bentuk Team Investigasi Khusus Musibah Kebakaran Pasar Aksara

MetroRakyat.com  I  MEDAN — Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara, Nurul Yaqin Sitorus meminta para anggota DPRD Kota Medan khususnya Komisi C, untuk membentuk team Investigasi seputar kejadian musibah kebakaran Pasar Aksara Medan Selasa (12/7) lalu. Kepada MetroRakyat.com, Yaqin mengatakan bahwa status stanvas yang diperuntukkan bagi operasional Pasar Aksara di Jalan Pancing Medan itu dikarenakan izin pengelolanya sudah habis. Yaqin menyampaikan bahwa ada dugaan bahwa kejadian musibah kebakaran pasar Aksara itu terkait dengan hal ini. “Saya hanya minta kepada DPRD Medan agar membentuk team khusus atau investigasi terkait kasus kebakaran yang menelan  kerugian materil sampai milyaran rupiah. Kita tidak mau rakyat Medan meradang hanya karena kehilangan mata pencahariannya akibat ulah segelintir orang, dan kita duga hal ini disengaja oleh pihak yang tidak bertanggungjawab”, pungkas Yaqin kepada MetroRakyat.com, Rabu (13/7).

Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara, Nurul Yaqin Sitorus

Seperti diketahui bahwa sejumlah kejanggalan menyelimuti terbakarnya Buana Plaza atau Pasar Aksara di persimpangan Jalan Aksara dan Jalan HM Yamin, Medan, Selasa (12/2) kemarin sore. Menurut sumber dipercaya  pasar Aksara diduga sengaja dibakar, pasalnya kepemilikan gedung itu masih bersengketa. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir bernilai puluhan miliar rupiah. Indikasi terdapat faktor kesengajaan itu diungkapkan para pedagang, “Petugas lambat. Ini sengaja dibakar. Mau diremajakan,” kata seorang pedagang kepada petugas keamanan. Bahkan seharusnya kebakaran itu dapat dipadamkan saat kondisi api masih kecil, namun entah kenapa api yang diduga berasal dari korsleting kulkas terus membesar, tanpa bisa dipadamkan. (MR/Immanuel S).

Bagikan: